Cabut Vetonya, Turki Kini Dukung Finlandia & Swedia Jadi Anggota NATO

Turki kini mendukung Swedia dan Finlandia menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO.


zoom-inlihat foto
North-Atlantic-Treaty-Organization-NATO-1.jpg
OFFICIAL EMBLEM OF NATO/WIKIMEDIA
Bendera Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Turki mencabut vetonya yang bisa digunakan untuk membendung masuknya Finlandia dan Swedia menjadi anggota NATO, (28/6/2022).

Turki tak lagi ngotot menghalangi Finlandia dan Swedia setelah ketiga negara itu berjanji akan melindungi satu satu lain.

Keputusan itu keluar selepas pembicaraan selama 4 jam, tepat sebelum pertemuan tingkat tinggi NATO digelar di Madrid, Spanyol.

Dengan demikian, kedua negara Skandinavia itu kini mendekati tujuannya, yakni bergabung dengan NATO.

"Para Menteri Luar Negeri kami menandatangi perjanjian tiga negara yang menegaskan bahwa Turki akan ... mendukung pengajuan Finlandia dan Swedia menjadi anggota NATO," kata Presiden Finlandia Niinisto dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters.

Kata Niisto, tahapan proses masuknya Finlandia dan Swedia akan disetujui dua hari mendatang.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoga turut mengonfirmasi adanya kesepahaman di antara tiga negara itu dalam pernyataan terpisah.

Baca: Presiden Turki Erdogan Belum Rela Swedia & Finlandia Jadi Anggota NATO

"Kesepahaman yang penting antara Swedia, Finladia, dan Turki baru saja dicapai. Membuka jalan bagi Swedia untuk menjadi anggota NATO," kata Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson melalui media sosial Twitter.

Menguatkan militer NATO

Perang yang dilakukan Rusia di Ukraina dilaporkan membuat Swedia ingin segera anggota NATO.

Sebelumnya, selama puluhan tahun Swedia enggan bergabung dengan NATO.

Masuknya Swedia dan Finlandia diperkirakan akan menguatkan militer NATO di Laut Baltik.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyambut baik keinginan kedua negara itu bergabung dengan NATO.

Biden mengatakan masuknya kedua negara itu, "Akan menguatkan aliansi kita dan meningkatkan keamanan kolektif kita."

Baca: Presiden Turki Erdogan Tolak Swedia dan Finlandia Jadi Anggota NATO

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (tengah) berbicara selama upacara pembukaan Masjid Taksim di alun-alun Taksim di Istanbul, Turki, pada 28 Mei 2021.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (tengah) berbicara selama upacara pembukaan Masjid Taksim di alun-alun Taksim di Istanbul, Turki, pada 28 Mei 2021. (PRESIDEN PRESIDEN TURKI PRESS SERVICE / AFP)

Sementara itu, Johnson menyebut kesepakatan antara Turki dan Finlandia & Swedia sebagai "berita luar biasa" untuk mengawali acara pertemuan tingkat tinggi NATO.

Stoltenberg mengatakan sebanyak 30 pemimpin NATO kini mengundang Finlandia dan Swedia bergabung dengan NATO.

Kedua negara itu, kata Stoltenberg, akan menjadi negara yang resmi diundang menjadi anggota.

"Pintunya terbuka, masuknya Finlandia dan Swedia menjadi anggota NATO akan terwujud," ujar Stoltenberg.

Namun, dibutuhkan waktu hingga 1 tahun agar kedua negara bisa resmi menjadi anggota NATO.

Hal ini karena parlemen dari 30 negara anggota NATO harus meratifikasi keputusan para pemimpin negara mengenai masuknya Finlandia dan Swedia.

Baca: Terbukti Ampuh di Ukraina, Drone Bayraktar TB2 Buatan Turki Laris Manis Dipesan

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang NATO di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved