Ada yang meyakini Sabo tertangkap orang Pemerintah Dunia.
Sebelumnya memang diperlihatkan pemimpin Pasukan Revolusi Monkey D Dragon terlihat terkejut usai membaca koran.
Namun Dragon tidak panik dan melakukan pergerakan secara tergesa-gesa.
Jika benar Sabo tertangkap, maka Pemerintah Dunia tidak akan membuat Sabo mati begitu saja.
Pemerintah Dunia akan melakukan eksekusi Sabo dihadapan umum dan disiarkan ke seluruh dunia.
Hal ini untuk menunjukan kekuasaan pemerintah dunia.
Saat ini nasib Sabo memang belum jelas, tetapi ada sebuah petunjuk yang hadir dalam chapter 1053.
Pada chapter 1053 terlihat poster Sabo yang berukuran cukup besar di sebuah tembok.
Namun tidak ada informasi di mana lokasi tembok tersebut.
Dari poster itu ada beberapa kemungkinan terkait nasib Sabo.
Pertama Sabo masih hidup dan bersembunyi di wilayah tersebut.
Kedua Sabo membantu wilayah tersebut terbebas dari masalah.
Masyarakat wilayah sana yang menganggap Sabo pahlawan memasang posternya di seluruh sudut kota.
Di dekat poster Sabo terlihat sebuah bendera yang logonya mierik loga Pasukan Revolusi.
Terakhir bisa saja poster Sabo itu terpasang bukan di wilayah itu saja melainkan wilayah lainnya.
Hal ini dimaksudkan untuk memancing Dragon segera keluar dan melakukan pergerakan.
Jika benar itu adalah poster eksekusi Sabo maka hal ini akan memancing Luffy Sang Dewa Nika.
Luffy Sang Dewa Nika akan marah besar dan mencoba menyelamatkan Sabo seperti saat ia mencoba menyelamatkan Ace.
Hal ini juga bisa jadi pemicu perang besar Luffy dan aliansinya dengan pemerintah dunia.
Sebelumnya juga diinformasikan tentang beberapa netizen ternyata cukup teliti dengan menemukan kemungkinan hadirnya Sabo atau orang nomor dua di pasukan Revolusi pada One Piece Chapter 1053.