Kuburan Massal Kembali Ditemukan di Kiev, Tangan Korban Diikat di Belakang Tubuh

Sebelumnya, di Bucha juga pernah ditemukan kuburan massal setelah tentara Rusia bergerak mundur dari area Kiev.


zoom-inlihat foto
Volodymyr-Zelenskiy-tengah-m.jpg
RONALDO SCHEMIDT / AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy (tengah) mengunjungi Kota Bucha yang berada di barat laut ibu kota Ukraina, Kiev, 4 April 2022.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kuburan massal kembali ditemukan di dekat Bucha, area Kiev, Ukraina.

Polisi mengatakan banyak jenazah yang tangannya diikat di belakang tubuh dan ada dugaan penyiksaan yang telah terjadi.

Selain itu, dalam sebuah pernyataan, Kepala Polisi Kiev Andrii Niebytov menyebut banyak jenazah yang kakinya ditembak.

Kini kuburan massal itu kembali digali dan jenazah diidentifikasi. Sejauh ini jenazah yang berhasil ditemukan berjumlah tujuh.

Polisi juga tengah melakukan penyelidikan mengenai keberadaan kuburan tersebut.

Sebelumnya, di Bucha juga pernah ditemukan kuburan massal setelah tentara Rusia bergerak mundur dari area Kiev.

Menurut Kepala Polisi Nasional Ukraina Ihor Klymenko, ada sekitar 1.200 jasad di Ukraina yang belum bisa diidentifikasi. Sebagian ditemukan di kuburan massal.

Selain itu, Ukraina kini sedang menyelidiki dugaan kejahatan perang terhadap lebih dari 12.000 warga Ukraina.

Baca: Hampir 85 Persen Korban Tewas di Bucha Ukraina Alami Luka Tembak, Wali Kota: Pembunuhan Berencana

Baca: Beredar Foto yang Perlihatkan Jasad Warga Sipil Berserakan di Bucha, Putin: Itu Palsu

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy (tengah) saat konferensi pers di Kota Bucha yang berada di barat laut ibu kota Ukraina, Kiev, 4 April 2022.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy (tengah) saat konferensi pers di Kota Bucha yang berada di barat laut ibu kota Ukraina, Kiev, 4 April 2022. (RONALDO SCHEMIDT / AFP)

Klymenko mengatakan sebanyak 75 persen warga sipil yang tewas berjenis kelamin laki-laki. Sebanyak 2 persen di antaranya masih anak-anak.

"Di Bucha, Irpin, Hostomel, Borodianka, ada banyak warga tewas tergeletak di jalanan, penembak menembak mereka dari tank, dari kendaraan lapis baja, meski ada ban lengan putih yang diwajibkan dikenakan warga sipil oleh militer Rusia," kata Klymenko dikutip dari The Guardian, (14/6/2022).

Menurut dia, di Bucha terdapat 116 warga yang dikubur dalam satu kuburan massal. Kuburan lainnya berisi lima hingga tujuh jenazah.

"Warga mengumpulkan jenazah dan menguburnya di taman."

"Sekitar 1.200 belum bisa diindentifikasi. Ini proses yang panjang dan sulit karena banyak jenzah dalam kondisi membusuk, siapa yang dikubur, ditembak, tidak bisa diidentifikasi. Kami hanya mengambil DNA dari kerabat langsung, yakni ayah, ibu, anak. Ini satu-satunya cara yang bisa kami lakukan."

Baca: Ukraina Terdesak dan Kehabisan Amunisi, Butuh Bantuan dari Barat

Baca: AS Luncurkan Program untuk Selidiki Dugaan Kejahatan Perang Tentara Rusia

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang konflik Ukraina-Rusia di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved