Doujutsu tersebut tidak bisa mengetahui apa yang ada di dalam hati atau pikiran seseorang.
Karena itulah Eida tidak bisa membaca percakapan Shikamaru dan Amado.
Amado Bakal Habisi Kawaki?
Kawaki akhirnya tersadar setelah pingsan selama beberapa hari.
Setelah mengetahui ada kejadian di lab milik Amado, Naruto pun bergegas pergi dan meminta Kawaki untuk tetap beristirahat di tempat tidurnya.
Pada momen inilah percakapan antara Sumire dan Kawaki dimulai. Kawaki mengatakan bahwa dia bersyukur bisa memiliki Karma.
Hal itu untuk pertama kalinya muncul dari hatinya yang terdalam. Menurut Kawaki, jika saja dia tidak memiliki kekuatan tersebut mungkin nyawa Naruto tidak akan selamat.
Di sisi lain, Karma juga ternyata merupakan sesuatu yang sudah sangat lama dia inginkan. Jawaban ini pun sontak membuat Sumire terkejut.
Sumire pun kemudian memberikan kesimpulannya terkait Amado setelah mendengar perkataan Kawaki.
Sumire mengatakan bahwa Amado memiliki niat terselubung yang masih misterius.
Karena itulah Amado begitu terobsesi dengan kekuatan Karma milik Kawaki.
Banyak spekulasi mengatakan bahwa Amado ingin menghancurkan Konoha atau bahkan menguasai seluruh dunia.
Tetapi, yang menarik adalah dalam perdebatan Amado dan Shikamaru, Amado meminta maaf karena dia paham bahwa Kawaki sudah sangat menyusahkan dan menjadi beban besar.
Amado sebenarnya tidak ingin Kawaki tewas begitu saja.
Dia justru ingin Code dan Kawaki bertarung sampai keduanya tewas.
Dengan begitu, Amado “cuci tangan” dari kematian Kawaki.
Code dan Eida akhirnya terpaksa pergi dari Konoha setelah mengetahui bahwa Kawaki menuju ke sana.
Tidak ada yang bisa Shikamaru lakukan dan juga Delta untuk mencegah hal tersebut.
Kawaki sendiri datang terlambat ke lab tersebut, di mana Amado dan yang lain sudah terlanjut pergi.
Shikamaru sendiri sudah meminta Amado untuk bertahan, namun Amado sendiri pesimis akan hal itu.