McDonald's Putuskan Angkat Kaki dari Rusia, Jual Semua Restorannya

McDonald's mengaku menutup restorannya karena prihatin dengan krisis kemanusiaan yang kini terjadi di Ukraina.


zoom-inlihat foto
restoran-mcdonalds.jpg
FreeImages.com/Alex Ling
Ilustrasi restoran McDonald's


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jaringan restoran cepat saji asal Amerika Serikat, McDonald's, memutuskan keluar dari pasar Rusia, (16/5/2022).

Sebelumnya, McDonald's sempat mengumumkan menghentikan operasinya di Rusia sehubungan dengan adanya invasi Rusia ke Ukraina.

McDonald's yang sudah beroperasi selama 32 tahun di negara Vladimir Putin itu kemudian mengatakan akan menjual semua restorannya di Rusia.

Sebelum dijual, restoran tersebut akan "dibersihkan" dulu dari berbagai pernak-pernik ala McDonald's.

McDonald's mengaku menutup restorannya karena prihatin dengan krisis kemanusiaan yang kini terjadi di Ukraina.

Selain itu, McDonald's mengatakan situasi bisnis di Rusia saat ini tidak bisa diprediksi karena negara itu dihujani banyak sanksi oleh negara lain.

"Krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh perang di Ukraina, dan munculnya situasi yang tidak bisa diprediksi, membuat McDonald's mengambil kesimpulan bahwa melanjutkan kepemilikan bisnis di Rusia tidak lagi bisa dilakukan, dan tidak sesuai dengan nilai-nilai McDonald's," demikian pernyataan McDonald's dikutip dari NPR.

Baca: McDonalds, Starbucks, dan Coca-Cola Menutup Semua Gerainya di Rusia

Sejumlah masyarakat mengunjungi McDonalds Sarinah Jakarta jelang penutupan layanan pada Minggu (10/5/2020) pukul 22.05 WIB.
Sejumlah masyarakat mengunjungi McDonalds Sarinah Jakarta jelang penutupan layanan pada Minggu (10/5/2020) pukul 22.05 WIB. (KOMPAS.com/Wahyu Adityo Prodjo)

Diperkirakan ada sekitar 62.000 karyawan yang akan terdampak, termasuk ratusan pemasok dan distributor.

Namun, McDonald's menyebut akan berusaha memastikan semua karyawan tetap dibayar.

McDonald's juga telah membayar gaji karyawan sejak 8 Maret, ketika jaringan restoran ini menghentikan operasinya di Rusia.

Presiden dan CEO McDonald's, Chris Kempczinski, sempat memuji karyawannya di Rusia.

Namun, dia mengatakan McDonald's harus melanjutkan komitmennya agar sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.

"Dan komitmen kami terhadap nilai-nilai kami berarti kami tidak lagi bisa mempertahankan McDonald's di sana."

Baca: BTS Meal Sukses Diserbu Army, McDonalds Untung Miliaran Rupiah dari Uang Kolaborasi

Beroperasi puluhan tahun

McDonald's pertama kali beroperasi di Rusia pada bulan Januari 1990.

Kala itu McDonald's membuka restoran pertamanya di Lapangan Pushkin, Moskwa.

Munculnya McDonald's di Rusia dianggap menjadi tanda bahwa Perang Dingin antara Rusia dan Barat mulai berakhir.

Kedatangan McDonald's ke Rusia sudah dinanti-nanti dan restoran pertamanya dilaporkan sangat sukses.

Pada hari pertama dibuka, pembeli membeludak. Restoran itu melayani lebih dari 30.000 pelanggan yang rela mengantre panjang.

"Saya merasa seperti sedang memakan Amerika sendiri," kata pembeli bernama Andrey.

Baca: BTS Meal Picu Kerumunan, 20 Gerai McDonalds di Jakarta Ditutup Sementara oleh Anies Baswedan

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang McDonald's di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved