Kekalahan Kaido ini juga sangat merugikan Pemerintah Dunia. Sebab, selama ini Kaido merupakan pemasok utama persenjataan Pemerintah Dunia melalui pasar gelap.
Senjata tersebut digunakan untuk mempersenjatai kerajaan yang tengah berkonflik dengan para pemberontak yang menolak penindasan dan kesewenangan keluarga kerajaan.
Tanpa persenjataan yang memadahi, maka kekuatan kerajaan di bawah Pemerintah Dunia akan berkurang drastis. Kekuasaan mereka pun terancam.
Tak hanya itu, kekalahan Kaido ini semakin mempertegas status Luffy sebagai sosok yang sering membebaskan negara dari penindasan dan perbudakan.
Tercatat, Luffy sudah ada 4 negara atau kerajaan yang diselamatkan olehnya. Yakni, Kerajaan Alabasta, Kerjaan Manusia Ikan, Kerajaan Dressrosa, dan terkini ialah Negeri Wano.
Tidak menutup kemungkinan, setelah Arc Wanokuni ini Bajak Laut Topi Jerami akan kembali membebaskan sebuah negara dari perbudakan, sebelum akhirnya ia berhasil menuju Laugh Tale untuk menemukan One Piece.
Jika hal ini terjadi, maka bisa dipastikan kekuasaan Pemerintah Dunia yang sudah berlangsung berabad-abad bakal terancam oleh sosok Luffy.
One Piece 1049
Berikut adalah jalan cerita One Piece chapter 1049:
One Piece 1049 akan dimulai dengan serangan Luffy dan Kaido yang bertabrakan, di mana naga api membuka mulutnya lebar-lebar untuk menghadapi tinju raksasa Luffy.
Kaido mengucapkan selamat kepada Luffy karena telah sejauh ini dalam pertempuran melawannya.
Namun, dia memberi tahu Luffy bahwa tidak mungkin dia bisa mengubah dunia.
Kemudian, kilas balik Kaido dimulai, kali ini dari masa kecilnya sekitar 49 tahun lalu.
Orang-orang dari kerajaan asal Kaido, Kerajaan Vodka terkejut melihat prajurit terkuat mereka merupakan seorang anak laki-laki yang baru berusia 10 tahun dan tampaknya juga memiliki ambisi untuk melangkah lebih jauh. Dia adalah Kaido.
Kerajaan Vodka, 46 tahun sebelum hadirnya sejarah.
Kerajaan tidak dapat berhenti berpartisipasi dalam perang karena mereka harus mendapatkan cukup uang untuk membayar "Emas Surgawi" kepada Tenryuubito.
Jika tidak, mereka akan kehilangan semua hak asasi manusia yang mereka miliki.
Kaido, yang saat itu berusia 13 tahun, bertanya-tanya mengapa mereka harus mematuhi Tenryuubito itu, tetapi orang-orang menyuruhnya diam karena takut seseorang akan mendengarkannya.
Di istana kerajaan kita melihat bahwa Kaido telah dirantai dan dikelilingi oleh beberapa Marinir.