Usai Libur Lebaran, Pengelola Wisma Atlet Kemayoran Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Pengelola Wisma Atlet Kemayoran mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur lebaran 2022.


zoom-inlihat foto
suasana-wisma-atlet-kemayoran-jakarta-pusat-jumat-1192020.jpg
Tribunnews/JEPRIMA
Suasana Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2020). Rencananya pemerintah akan membuka Tower 5 atau menara tambahan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran untuk tempat isolasi dan pengobatan pasien Covid-19 tanpa gejala atau OTG.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pasca libur lebaran 2022, pengelola Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Dikutip dari Kompas.com, jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit darurat tersebut bertambah satu orang.

Sehingga, hingga Rabu (11/5/2022), jumlah pasien yang dirawat berjumah dua orang dengan bed occupancy ratio (BOR) 0,05 persen, usai kemarin bertambah satu orang pasien yang dirawat inap.

"Bertambah satu orang menjadi dua pasien," ujar Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Mintoro Sumego.

Kasus Covid-19 di tanah air mencapai puncaknya pada 6 Februari 2022 dengan kasus harian sebanyak 15.825 kasus.

Para pekerja menyiapkan peralatan di Ruang ICU di Tower 7 Wisma Atlet yang menjadi Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2020). Ruangan di tower 7 lantai 1, 2, dan 3 Wisma Atlet dimodifikasi menjadi ruang ICU, radiologi, hingga farmasi. Rumah sakit ini siap dioperasikan pada Senin (23/3).
Para pekerja menyiapkan peralatan di Ruang ICU di Tower 7 Wisma Atlet yang menjadi Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2020). Ruangan di tower 7 lantai 1, 2, dan 3 Wisma Atlet dimodifikasi menjadi ruang ICU, radiologi, hingga farmasi. Rumah sakit ini siap dioperasikan pada Senin (23/3). (Warta Kota/Alex Suban)

Baca: PPKM akan Terus Lanjut Sampai Covid-19 100 Persen Bisa Dikendalikan, PPKM Level 4 Ditiadakan

Baca: PPKM Diperpanjang 10-23 Mei 2022, Berikut Daftar Lengkap Wilayah Level 1-3 Seluruh Indonesia

Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 setelah libur lebaran, Minoro beserta jajarannya pun telah menyiapkan sejumalah fasilitas di rumah sakit tersebut.

"Kita standby-kan tenaga kesehatan, tower, alat kesehatan dan materiil kesehatan," bebernya.

Jumlah tempat tidur atau pasien Covid-19 yang tersisa berjumlah 3.799 dari 3.801 yang disediakan.

Berdasarkan data per 10 Mei 2022, angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 1.248.572 kasus dengan rincian 1.232.618 kasus dinyatakan sembuh, 667 pasien dalam perawatan dan 15.287 meninggal dunia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan ada beberapa cara untuk mencegah penyebaran Covid-19 usai libur lebaran.

Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2020).
Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2020). (Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha)

Baca: Cegah Penularan Covid-19, Luhut Anjurkan Kantor Lakukan WFH 1 hingga 2 Pekan

Baca: Ikatan Dokter Anak Indonesia Sebut Hepatitis Akut Tak Ada Kaitan dengan Vaksinasi Covid-19

"Menyikapi libur panjang kami selalu melakukan beberapa langkah-langkah, pertama sosialisasi (protokol kesehatan) kami terus laksanakan," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/5/2022) malam.

Upaya kedua melalui pengawasan dan monitoring kasus Covid-19 di Jakarta diperketat usai libur panjang.

Tak hanya itu, fasilitas kesehatan juga perlu disiapkan.

Sehingga, bila terjadi lonjakan kasus, seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta telah siap digunakan.

"Yang paling penting kembali ke masyarakat itu sendiri, harus melaksanakan prokes ketat, disiplin dan bertanggung jawab," imbuh Riza.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal Covid-19 di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved