Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tari janger adalah tarian tradisional yang berasal dari Bali.
Jumlah penari dalam tarian ini adalah 10 hingga 16 pasangan penari laki-laki dan perempuan.
Tari kreasi ini terinspirasi dari aktivitas petani yang menghibur diri saat sedang lelah dengan cara bernyanyi berhsaut-sahutan.
Tari janger pernah terpilih untuk meramaikan acara pembukaan pesta olahraga terbesar di Asia, Asian Games, pada 2018.
Baca: Tari Oncer
Baca: Tari Tempurung
Sejarah #
Pencipta tari janger adalah I Gede Dharna.
Ia menciptakan tarian ini sekitar pada tahun 1920-an di Bali Utara.
Mulanya, tari janger adalah bentuk nyanyian para petani.
Tarian ini adalah pengembangan dari tari sang hyang yang bersifat sakral dan hanya ditampilkan pada saat-saat tertentu.
Tari janger dijumpai di daerah Tabanan, Bangli (desa Metra), Badaung (desa Sibang), dan Buleleng (desa Bulian), masing-masing daerah memiliki variasi yang berbeda.
Tari janger berawal dari sebuah kesenian tembang yang dibawakan dengan cara bersahut-sahutan oleh sekumpulan muda-mudi.
Pada perkembangannya, janger menjadi tari pergaulan yang dibawakan secara berpasangan dan berkelompok, baik remaja maupun dewasa.
Penari perempuan disebut "Janger" yang merupakan perkembangan dari "koor" perempuan, sedangkan penari laki-laki disebut "Kecak" perkembangan dari koor laki-laki.
Dalam bahasa Belanda, koor berarti paduan suara. Penggunaan kata tersebut tidak lain karena tarian lahir pada zaman pendudukan Belanda.
Kedua kelompok ini menari sambil menyanyi sampai selesai.
Tembang yang dinyanyikan merupakan tembang Bali yang dilagukan secara bersama-sama dan saling bersahut-sahutan.
Kata Janger diterjemahkan sebagai keranjingan yang merujuk kepada jatuh cinta.
Baca: Tari Merak
Gerakan #
Para penari tari janger membawakan tarian ini menggunakan gerakan-gerakan tari khas Bali klasik.
Tarian ini didominasi dengan posisi berdiri.
Namun, selain beridiri, sesekali para penari juga melakukannya dalam posisi duduk bersimpuh atau bersila.
Berikut ini beberapa contoh ragam gerak dalam tari janger:
- Mungkah lawing
- Ngagem kanan
- Ngagem kiri
- Ngeseh bawah
- Nyelegog
- Nguluh wangsul
- Ngelikas
- Ngengot
- Ulap-ulap
Busana #
Dalam pertunjukannya, tari janger mempunyai busana pakaian tradisional Bali.
Para penari tari janger mengenakan angkeb (penutup) dada, bawahan kamen prada, sabuk atau pending prada (ikat pinggang), sepasang oncer atau sampur (selendang), ampok-ampok, gelang kana, subeng, gelungan, subeng, gelungan Janger dan bunga grengseng satu.
Adapun properti lain berupa kipas prada.
Busana tari janger dipadukan tata rias wajah "rias ayu" agar wajah terlihat semakin cantik.
Penari kecak mengenakan baju atasan putih, bawahan kamen kekancutan, sabuk pendek prada, badong, gelang kana, angkeb tangkah, bapangan, dan udeng (ikat kepala).
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
| Tari janger |
| Jenis | Tarian tradisioanl |
|---|
| Pencipta | I Gede Dharna |
|---|
| Asal | Bali |
|---|
Sumber :
1. denpasar.kompas.com
2. goodminds.id