Sempat Larang ASN Terima Gratifikasi, Bupati Bogor Ade Yasin Kini Justru Ditangkap karena Kasus Suap

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin atau Ade Yasin tengah menjadi sorotan setelah terjaring opersai tangkap tangan (OTT) KPK.


zoom-inlihat foto
Bupati-Bogor-Ade-Yasin-234.jpg
Warta Kota/Hironimus Rama
Bupati Bogor Ade Yasin


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin atau Ade Yasin tengah menjadi sorotan setelah terjaring opersai tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ade Yasin ditangkap dalam giat tangkap tangan di daerah Jawa Barat yang dilakukan KPK sejak Selasa (26/4/2022) malam hingga Rabu (27/4/2022) pagi.

Dalam operasi senyap itu, KPK juga mengamankan beberapa pihak dari Badan Pemeriksa keuangan (BPK) perwakilan Jawa Barat serta menyita sejumlah uang.

Hal yang menjadi sorotan yaitu dua hari sebelum ditangkap, Ade Yasin sempat mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi terkait Hari Raya.

Melalui SE itu, Ade melarang pejabat, Aparatur Sipil Negara (ASN), pimpinan, dan karyawan BUMD meminta, memberi, dan menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan atau kewenangannya yang dikaitkan dengan hari raya atau pandemi Covid-19.

"Wajib menjadi teladan yang baik bagi masyarakat dengan tidak melakukan permintaan, pemberian dan penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya," kata Ade Yasin, Senin (25/4/2022), dikutip dari Tribun Bogor.

"Permintaan dana atau hadiah sebagai THR atau dengan sebutan lain oleh pejabat dan ASN atau karyawan BUMD, baik secara individu maupun mengatasnamakan institusi kepada masyarakat, perusahaan, secara tertulis maupun tidak tertulis, merupakan perbuatan yang dilarang dan dapat berimplikasi pada tindak pidana korupsi," urainya.

Ade Yasin
Ade Yasin (kompas.com)

Hingga saat ini, tim pneyidik KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang ditangkap.

Adapun perkembangan terkait kasus dugaan suap tersebut bakal disampaikan dalam waktu 1x24 jam.

Baca: Terkena OTT KPK, Bupati Bogor Ade Yasin Punya Harta Rp4,1 Miliar

Baca: Ade Yasin

Profil Ade Yasin

Ade Yasin yang lahir pada 29 Mei 1968 merupakan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menjabat sebagai Bupati Bogor sejak 30 Desember 2018.

Ade Yasin juga cukup aktif dalam menjadi politisi PPP.

Ia pernah terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Bogor periode 2010 hingga 2015.

Setelah itu, dia melaju ke tingkat Provinsi Jabar dan terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Jabar untuk periode 2015–2020 yang membawahkan 27 DPC di Jabar.

Ade Yasin juga dikenal aktif dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan, seperti Pembina P2TP2A Kabupaten Bogor sampai sekarang, Muslimat NU, KPPI, dan Anggota Dewan Penasehat MUI Kabupaten Bogor.

Sebelum menjadi Bupati Bogor, peraih gelar magister dari Universitas Djuanda Bogor itu pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PPP yang menjabat dari tahun 2014 hingga 2018.

Menilik ke belakang lagi, Ade Yasin juga sempat menjadi anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2009-2014.

Ia masuk di Komisi A membidangi hukum, pemerintah, dan peraturan-peraturan.

Sebelum terjun ke dunia politik, Ade Yasin berprofesi sebagai pengacara.

Saat masih jadi pengacara, Ade membela masyarakat yang tidak mampu dan termarginalkan selama 11 tahun.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved