Kasus DNA Pro Menyeret Sejumlah Tokoh Masyarakat, Bareskrim Kejar Aset para Tersangka

Bareskrim menyebut sejumlah nama tokoh masyarakat yang terlibat dalam kasus trading robot DNA Pro.


zoom-inlihat foto
Binomo-122.jpg
TRIBUNNEWS.COM/IST
Ilustrasi trading robot DNA Pro


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Polisi saat ini terus mendalami kasus dugaan investasi bodong robot trading DNA Pro yang menyeret nama sejumlah tokoh masyarakat. Terakhir, penyidik mulai mengejar aset milik para tersangka.

Menurut Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko, pihaknya telah melacak aset-aset milik para tersangka.

Pihaknya juga tengah melakukan penelusuran transaksi mencurigakan.

"Penyidik juga telah melakukan aset tracing, follow the money berupa analisa rekening-rekening yang mencurigakan," kata Gatot kepada wartawan, Selasa (19/4/2022).

Selain itu, Gatot menyebut pihaknya sedang melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi kasus tersebut.

"Dan juga melakukan pemeriksaan saksi dan emeriksaan tambahan para tersangka untuk melengkapi berkas," ucap dia, mengutip Tribunnews.com.

Ilustrasi trading DNA Pro
Ilustrasi trading DNA Pro (Thinkstock)

Baca: Desainer Ivan Gunawan Kembalikan Uang Rp921 Juta dari DNA Pro

Penyidik Bareskrim Pilri sejatinya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap musisi Marchello Tahitoe alias Ello dan Roslaina Handiyani alias Rossa pada Senin, (18/4/2022), kemarin.

Akan tetapi, keduanya tidak memenuhi panggilan polisi kali ini.

Kendati demikian, setidaknya masih ada lima orang tokoh masyarakat yang akan diperiksa dalam kasus DNA Pro hingga akhir pekan ini.

Nama-nama tersebut di antaranya Rizky Billar, Lesti Kejora, Billy Syahputra, Yosi Mokalu alias Yosi Project Pop, dan Novella.

Sebagai informasi, Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri menangkap 6 orang tersangka dalam kasus robot trading DNA Pro. Namun, pihaknya masih mencari 6 tersangka lain yang kini masih buron.

Adapun keenam tersangka yang ditangkap adalah JG, FR, RK, SR, RU, dan YS. Sementara itu, ketujuh tersangka yang masih buron adalah AB, ZII, FE, ST, AS, dan DV.

Baca: Ivan Gunawan Diperiksa Polisi sebagai Saksi Kasus Dugaan Penipuan Trading DNA Pro

Hingga kini Bareskrim Polri telah mengamankan dana para anggota, memblokir 27 rekening yang digunakan sebagai sarana menerima transferan dana dari member dan mentransferkan profit, bonus, dan komisi kepada member.

Atas perbuatannya itu, pasal yang dipersangkakan terhadap para tersangka, Pasal 106 Jo. Pasal 24 dan atau Pasal 105 Jo. Pasal 9 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan.

Selain itu, Pasal 3, Pasal 5 Jo Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pemberantasan dan pencegahan tindak pidana pencucian uang.

Kerugian Sementara Korban Capai Rp97 Miliar

Adapun, Bareskrim Polri menyebut bahwa kerugian sementara kasus tersebut mencapai Rp97 miliar. Jumlah ini berdasarkan dari 5 laporan pengaduan kepada penyidik Polri.

"Dalam kasus ini total kerugian sebanyak Rp97 miliar lebih, termasuk 5 laporan pengaduan yang masuk per tanggal 4 April 2022," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/4/2022).

Ramadhan berujar pihaknya telah memeriksa sebanyak 12 orang sebagai saksi dalam kasus tersebut. 11 di antaranya adalah saksi pelapor.

Ia menambahkan penyidik juga telah memeriksa seorang saksi ahli perdagangan yang ditunjuk Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Pada platform ini, modus yang digunakan berupa memasarkan dan menjual aplikasi robot trading DNA Pro, dengan sistem penjualan langsung yang menerapkan skema piramida," ucap dia.

Baca: 412 Korban Robot Trading DNA Pro Lapor ke Bareskrim, Mengaku Rugi Rp 31 Miliar

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)

Baca selengkapnya terkait Kasus Trading DNA Pro di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved