Vanessa Khong Akan Dijemput Paksa? Sang Kuasa Hukum Angkat Bicara

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Vanessa Khong terancam dijemput paksa jika tidak hadir dalam pemeriksaan.


zoom-inlihat foto
Vanessa-Khong.jpg
Instagram/@vanessakhongg
Vanessa Khong


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Vanessa Khong resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penipuan aplikasi Binomo yang menyeret Indra Kenz.

Bahkan, wanita berusia 20 tahun tersebut terancam dijemput paksa apabila tidak hadir dalam pemeriksaan.

Tak hanya Vanessa, sang ayah yang bernama Rudiyanto Pei juga resmi ditetapkan menjadi tersangka.

Dikutip dari TribunSeleb, keduanya ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima aliran dana serta membantu untuk menempatkan, menyamarkan atau menyembunyikan dana dari hasil kejahatan Indra Kenz dari platform Binomo.

Kuasa hukum Vanessa dan Rudiyanto pun turut angkat bicara atas kabar penjemputan paksa tersebut.

Vanessa Khong adalah selebgram dan pebisnis asal Medan. Namanya mulai dikenal karena sering terlihat di konten Indra Kenz.
Vanessa Khong adalah selebgram dan pebisnis asal Medan. Namanya mulai dikenal karena sering terlihat di konten Indra Kenz. (instagram.com/vanessakhongg)

Baca: Vanessa Khong

Baca: Babak Baru Kasus Indra Kenz, Vanessa Khong Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka Binomo

Dia dengan tegas membantah dan menyebut tidak akan penjemputan paksa terhadap kliennya dari pihak polisi.

Hal tersebut mengacu pada Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) tertulis pada 4 dan 8 Arpil 2022.

"Tidak ada (penjemputan paksa) terhitung dari SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) yang kita terima tanggal 4 dan 8," kata Brian di Bareskrim Polri, Kamis (15/4/2022).

Brian Panenda juga menegaskan kliennya baru dipanggil tim penyidik Bareskrim sebanyak satu kali.

"Itu kita terima pak Rudy dan Vanessa menerima panggilan pertama sebagai tersangka. Panggilan pertama lho. Tidak ada panggilan kedua atau ketiga," ujarnya.

Sebelumnya, Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Kombes Candra Sukma Kumara mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penjemputan paksa ketiga tersangka apabila tidak memenuhi pemeriksaan penyidik.

Indra Kenz bersama kekasihnya, Vanessa Khong.
Indra Kenz bersama kekasihnya, Vanessa Khong. (Instagram/indrakenz)

Baca: Bareskrim Polri Pastikan Bakal Jemput Paksa Fakarich Guru Trading Indra Kenz: Dia Dua Kali Mangkir

Baca: 4 Jam Diperiksa dan Dicecar 19 Pertanyaan, Rizky Febian Akui Terima Rp 400 Juta dari Doni Salmanan

"Betul akan kita jemput," ucap Candra kepada wartawan, Kamis (14/4/2022).

Lebih jauh, Chandra menjelaskan ketiga tersangka hingga kini belum mengkonfirmasi kehadiran kepada Bareskrim Polri.

Sehingga, pihaknya akan menunggu terlebih dahulu kehadiran ketiga tersangka.

"Belum ada konfirmasi," imbuhnya.

Seperti diketahui, polisi telah menetapkan Indra Kenz menjadi tersangka dalam kasus penipuan bodong melalui platform Binomo.

Penetapan status Indra tersebut berdasarkan hasil gelar perkara.

Tak hanya itu, penyidik juga telah menyita sejumlah alat bukti.

Di antaranya ialah bukti transaksi yang terkait dengan dugaan tindak pidana dan akun YouTube milik Indra Kenz.

Atas kasus tersebut, Indra Kenz terjerat Pasal 45 Ayat 2 Juncto Pasal 27 Ayat 2 Undang-Undang ITE. Kemudian Pasal 45 Ayat 1 Juncto Pasal 28 Ayat 1 UU ITE.

Kemudian Pasal 3 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU, Pasal 5 Undang-Undang nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Selanjutnya Pasal 10 Undang-Undang nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU, serta Pasal 378 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal Vanessa Khong di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved