"Setelah pemeriksaan ini, Marc Marquez harus mengikuti perawatan konservatif dan tes medis secara berkala," kata dr. Sanchez.
"Minggu depan, Marc Marquez akan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengevaluasi evolusi cedera dan memprediksi perkiraan periode pemulihan untuk kembali ke kompetisi," tutur dr. Sanchez.
Diketahui, diplopia yang dialaminya ini merupakan ketiga kalinya setelah kecelakaan di lintasan.
Marc Marquez pertama kali mengalami diplopia setelah mengalami crash pada sesi latihan Grand Prix Malaysia 2011 di Sirkuit Sepang.
Akibat kecelakaan tersebut, Marquez terpaksa melewatkan balapan akhir musim 2011.
Satu dekade kemudian, Marquez kembali menderita cedera diplopia dan gegar otak ringan setelah mengalami kecelakaan saat berlatih motocross pada akhir Oktober 2021.
Hal itu membuat Marc Marquez terpaksa melewatkan dua seri penutup Kejuaraan Dunia musim lalu, yakni MotoGP Algarve dan MotoGP Valencia 2021.
Marc Marquez kini hanya memiliki waktu kurang dari dua pekan untuk pulih dari cedera jika ingin tampil di MotoGP Argentina 2022.
MotoGP Argentina 2022 merupakan seri ketiga Kejuaraan Dunia musim ini yang dijadwalkan berlangsung pada 2-4 April 2022.
Baca: Marc Marquez Alami Kecelakaan Parah pada Sesi Pemanasan MotoGP Mandalika 2022
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)
Baca selengkapnya terkait Marc Marquez di sini