TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah negara mengajak untuk mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, tetapi berbeda dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.
Pasalnya, Imran Khan justru tidak terima atas seruan yang mengutuk Rusia atas invasi terhadap Ukraina.
Khan bahkan mengecam sejumlah negara yang telah meminta Pakistan untuk mengutuk invasi Ukraina, serta menyindir mereka memperlakukan negaranya seperti budak.
Melansir Kompas.com, 22 diplomat asing di Islamabad merilis sebuah surat bersama pada pekan lalu, yang menyerukan kepada Pemerintah Pakistan untuk mendukung resolusi PBB yang mengutuk serangan Rusia di Ukraina.
Seperti dilansir The Hill, di antara para diplomat itu, banyak yang mewakili negara-negara anggota Uni Eropa, Minggu (6/3/2022).
"Sebagai kepala misi untuk Republik Islam Pakistan, kami mendesak Pakistan untuk bergabung dengan kami dalam mengutuk tindakan Rusia," tulis diplomat dalam surat mereka.
Baca: Ukraina Sebut 20.000 Relawan Asing dari 52 Negara Ingin Ikut Bertempur Melawan Rusia
Sementara itu, Pakistan merupakan satu negara yang abstain dari pemungutan suara pada resolusi tersebut, bersama China, India dan Iran.
"Apa pendapatmu tentang kami? Apakah kami budakmu bahwa apa pun yang kamu katakan, kami akan lakukan?" kata Khan.
"Saya ingin bertanya kepada duta besar Uni Eropa: Apakah Anda menulis surat seperti itu ke India?" tambah Khan yang merujuk bahwa India juga abstain dalam pemungutan suara.
Selain itu, Khan juga mengunjungi Moskwa untuk kunjungan kenegaraan selama dua hari, usai Presiden Rusia Vladimir Putin melancarkan serangan ke Ukraina beberapa hari lalu.
Baca: Rusia Ajak Ukraina Lakukan Gencatan Senjata di Lima Kota, Ingin Buka Akses Bantuan
"Kami berteman dengan Rusia, dan kami juga berteman dengan AS. Kami berteman dengan China dan Eropa. Kami tidak berada di kubu mana pun," kata Khan.
Perdana Menteri Pakistan tersebut mengatakan, ia berencana untuk tetap netral dalam konflik Rusia-Ukraina tersebut.
Ia juga bekerja sama dengan mereka yang berusaha untuk mengakhiri perang.
Baca: Volodymyr Zelensky Mengklaim Rusia Sedang Bersiap Bombardir Odessa: Ini Akan Jadi Kejahatan Perang
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)
Baca selengkapnya terkait perang Rusia vs Ukraini di sini