Deretan Petinggi Parpol yang Tolak Wacana Penundaan Pemilu, dari AHY hingga Prabowo

Tidak semua partai politik menyatakan untuk mendukung gagasan penundaan pemilihan umum (pemilu) 2024


zoom-inlihat foto
simulasi-pemilu-2019.jpg
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
ILUSTRASI. Pemilih memasukkan surat suara ke dalam kotak suara


5. Partai Nasdem

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan partainya menolak wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sebagaimana diusulkan oleh sejumlah elite partai politik.

Menurutnya, Nasdem memegang teguh bernegara merujuk konstitusi yang ada di mana Undang Undang Dasar 1945 telah mengatur bahwa masa jabatan presiden dibatasi maksimal dua periode dan pemilihan umum dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

6. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi mengungkapkan, partainya menolak wacana menunda Pemilihan Umum 2024 dan memperpanjang masa jabatan presiden.

PPP menegaskan, memilih untuk tetap mengikuti amanat konstitusi dan menuntaskan semangat Reformasi.

7. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dea Tunggaesti memasatikan partainya menolak wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Namun, mendukung agar Joko Widodo (Jokowi) kembali jadi presiden.

Menurutnya, agenda Pemilu 2024 harus tetap dilaksanakan berdasarkan kesepakatan antara penyelenggara Pemilu, DPR dan pemerintah.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR PEMILU 2024 DI SINI





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved