TRIBUNNEWSWIKI.COM - HappyFresh, platform layanan belanja kebutuhan rumah harian atau bulanan secara online telah meluncurkan HappyFresh Supermarket.
Hal ini dilakukan untuk memperluas akses terhadap produk kebutuhan harian dengan meningkatkan kehadiran toko virtual secara signigikan di Asia Tenggara.
HappyFresh bertujuan untuk memberikan pengalaman-pengalaman belanja produk kebutuhan harian online yang mudah dan nyaman.
Tentunya dengan produk-produk berkualitas tinggi dan terpilih yang langsung dikirim ke pelanggan mereka secara gratis untuk setiap pesanan.
Baca: 4 Tips Aman Berbelanja di Supermarket saat Pandemi Covid-19: Jaga Jarak hingga Sering Cuci Tangan
Baca: Pemerintah Wacanakan Kartu Vaksin Covid-19 untuk Syarat ke Pusat Perbelanjaan hingga Restoran
HappyFresh memahami pentingnya ketersediaan pilihan yang beragam untuk produk kebutuhan harian di beberapa kategori.
Terutama pada kategori produk segar.
Hal tersebut secara alami akan meningkatkan nilai pesanan dan keinginan pembeli untuk berbelanja kembali, sehingga dapat membangun model bisnis yang lebih berkelanjutan dalam jangka panjang, berbeda dengan misi belanja 'isi ulang dan pengiriman instan'.
HappyFresh Supermarket memungkinkan hal tersebut dengan lebih dari 15 ribu stock keeping units (SKU) terdiri dari produk segar, kering, dan beku yang disimpan dalam tiga zona suhu yang dipantau secara ketat.
HappyFresh Supermarket telah diluncurkan di Jakarta, Kuala Lumpur, dan Bangkok, dan saat ini dalam proses ekspansi yang pesat di masing-masing pasar.
HappyFresh Supermarket akan menawarkan harga kompetitif, memberi pelanggan nilai untung lebih dengan pembelian mereka, tanpa akan pernah kehabisan stok.
"HappyFresh Supermarket telah melangkah lebih dekat menuju visi kami untuk menyerderhanakan kehidupan konsumen kami," ungkap Guillem Segarra, CEO HappyFresh.
"Dalam hanya beberapa bulan setelah peluncuran, kami melihat ketertarikan pelanggan yang luar biasa, melalui pertumbuhan pengguna sebesar 300 persen setiap bulannya,"
"Untuk memenuhi permintaan ini, kami mendirikkan lebih banyak fasilitas untuk meningkatkan area jangkauan kami dan menyediakan aksesibilitas yang jauh lebih besar. Produk kebutuhan harian ada dalam DNA kami," jelasnya.
Terdampak oleh pandemi, konsumen saat ini lebih sensitif terhadap harga dan produk.
Mereka menuntut transparansi dan mencari mereka yang dapat dipercayai, yang menyediakan solusi sederhana dan andal, serta sesuai untuk memenuhi kebutuhan harian khusus mereka.
Dengan akumulasi pengalaman, data, dan pengetahuan HappyFresh selama hampir satu dekade, HappyFres memiliki pemahaman yang unggul akan cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan khusus tersebut, dan mengatasi permasalahan belanja di supermarket secara konvensional.
"Industri produk kebutuhan harian sedang mengalami transformasi signifikan yang didorong oleh perubahan dalam kebiasaan berbelanja konsumen. Asia Tenggara berada di puncak perubahan tersebut," tambah Segarra.
Menurutnya, ini adalah industri senilai 300 miliar Dollar AS, maka fokus utama HappyFresh sebagai sebuah perusahaan adalah untuk menentukan fondasi bangunan fundamental untuk bagaimana 100 juta orang berikutnya akan berbelanja produk kebutuhan harian.
Ia percaya bahwa pelanggan HappyFres harus memiliki kebebasan untuk memilih berbagai macam produk, produk terpilih dengan harga terjangkau, tanpa harus berkompromi dalam segi kualitas.
"HappyFresh Supermarket adalah toko serba ada yang memenuhi semua kebutuhan produk harian dan mingguan Anda, dan kami ingin memudahkan semua orang untuk mengakses layanan kami," tutupnya.
HappyFresh percaya bahwa demokratisasi pembelanjaan produk kebutuhan harian di Asia Tenggara harus dicapai secara berkelanjutan.
Dalam fasilitas HappyFresh Supermarket, pendekatan bersifat berkelanjutan dan ramah lingkungan yang telah diterapkan sejak awal, mulai dari pengurangan penggunaan plastik hingga program manajemen stok yang berkolaborasi dengan bank makanan lokal seperti FoodCycle di Jakarta dan Food Aid Foundation di Malaysia.
Food Aid Foundation bertujuan selaras dengan prioritasa Environmental, Social, Governance (ESG) HappyFresh untuk mendistribusikan kembali surplus makanan.
Pelanggan juga dianjurkan untuk berpartisipasi dengan memilih opsi GoGreen saat checkout.
Semua hal tersebut berkontribusi sebagai langkah-langkah kecil dalam sebuah rencana yang jauh lebih besar untuk membangun ekosistem berkelanjutan.
HappyFresh juga bertujuan memberikan layanan yang andal dan membantu meringankan aktivitas sehari-hari pelanggan mereka dengan mengirimkan produk kebutuhan harian terbaik dalam waktu singkat, serta tanpa biaya pengiriman.
"Beberapa bulan setelah membuka HappyFresh Supermarket di Jakarta Selatan, saat ini kami telah menjangkau hampir seluruh wilayah Jabodetabek, berkat respons yang luar biasa dari pelanggan kami terhadap layanan ini," ungkap Fillippo Candrini, Managing Director HappyFresh Indonesia.
Baca: Minimalisir Mobilitas dan Kontak Fisik, Lakukan Tips Berikut untuk Belanja Anti Ribet
Baca: Kisah Penjual Online yang Rela Ketipu, hingga Lembur Sampai Malam demi Pelanggan
"Ketersediaan pilihan produk kami terus berevolusi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, dan semua produk kami melalui proses seleksi pengontrolan kualitas untuk memastikan kesegaran dan kualitas setiap produk yang kami kirim," tambahnya.
Fillippo menjelaskan bahwa HappyFresh menggunakan data dan otomatisasi beberapa proses, seperti pengambilan pesanan dan rute kiriman, serta ketiadaan kasir fisik, pelanggan HappyFresh Supermarket pasti akan mendapat harga yang kompetitif setiap hari dan menerima belanjaan mingguan hanya dalam 30 menit, atau pada waktu pilihan mereka.
Sebagai tambahan, biaya pengiriman gratis untuk semua pesanan.
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)