Mahfud MD Tegaskan Tak Ada Kekerasan dan Penembakan dari Aparat dalam Konflik di Wadas

Mahfud MD menegaskan tidak ada tindakan kekerasan apalagi tembakan yang dilakukan oleh polisi kepada warga Desa Wadas.


zoom-inlihat foto
mahfud-md-21.jpg
Tribunnews
Menteri Koordiantor Bidang Hukum, Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Peristiwa kericuhan yang melibatkan warga dengan aparat kepolisian sempat terjadi di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Selasa (8/2/2022) kemarin.

Insiden kericuhan tersebut muncul seusai ratusan aparat kepolisian datang untuk mengamankan petugas Badan Pertahanan Nasional (BPN) yang hendak melakukan penghitungan luas lahan.

Penghitungan itu dilakukan lantaran pemerintah bakal menggunakan Desa Wadas sebagai tempat pertambangan material proyek pembangunan Bendungan Bener.

Akan tetapi, pengukuran tersebut diwarnai kericuhan hingga akhirnya puluhan orang dikabarkan diamankan oleh petugas.

Menanggapi hal ini, Menteri Koordiantor Bidang Hukum, Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa aparat kepolisian telah bertindak sesuai prosedur untuk menjamin keamanan masyarakat di Desa Wadas.

Mahfud MD juga dengan tegas membantah adanya kekerasan aparat yang terjadi dalam proses pengukuran lahan warga untuk penambangan batu andesit di Desa Wadas ini.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menegaskan tidak ada tindakan kekerasan apalagi tembakan yang dilakukan oleh polisi pada warga Desa Wadas.

"Polisi sudah bertindak sesuai prosedur untuk menjamin keamanan masyarakat. Tidak ada kekerasan dari aparat, tidak ada penembakan," kata Mahfud MD, Rabu (9/2/2022), dikutip dari Tribunnews.

Baca: Mahfud MD

Baca: Ganjar Pranowo Pastikan 23 Warga Desa Wadas yang Ditangkap Segera Dibebaskan

Menurut Mahfud, pihak kepolisian telah menjalankan tugas permintaan pengawalan ke Desa Wadas.

"Polisi sudah bertindak atas permintaan untuk pengawalan dan menjaga masyarakat agar tidak terjebak konflik horizontal dan terprovokasi antar sesana masyarakat," ujarnya.

Dikatakan Mahfud, dia akan memberikan keterangan lebih jauh tentang hal tersebut hari ini, Rabu (9/2/2022) sore.

"Nanti sore saya rakor polhukam pukul 15.00. Baru akan saya beri keterangan. Sampai saat ini kita proses cooling down dulu," kata Mahfud MD.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved