Demi Dapatkan Kartu Kredit untuk Beli Bitcoin, Pria Palsukan Slip Gaji: Berujung Dipenjara

Pria berusia 48 tahun ini mengaku melakukannya demi mendapatkan kartu kredit dengan limit lebih tinggi guna membeli Bitcoin.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-Bitcoin.jpg
Tribunnews
Ilustrasi Bitcoin


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pria asal Singapura, Lin Mingzhong, dijeboskan ke dalam penjara lantaran memalsukan slip gajinya dan tidak bisa membayar tagihan kartu kredit.

Pria berusia 48 tahun itu mengaku melakukannya demi mendapatkan kartu kredit dengan limit lebih tinggi guna membeli Bitcoin.

Sayangnya, upaya ini justru membuatnya ditimpa kemalangan karena dia tidak bisa membayar tagihan kartu kredit.

Dia kemudian dinyatakan bangkrut dan diselidiki oleh bank tempat dia membuat kartu tersebut.

Dalam persidangan yang digelar bulan lalu, dia mengaku bersalah karena memalsukan slip gaji guna melakukan kecurangan.

Melansir pemberitaan Channel News Asia, (9/2/2022), dia mulai melakukan investasi mata uang kripto Bitcoin pada awal tahun 2020.

Mingzhong selanjutnya mulai mengajukan pembuatan kartu kredit kepada berbagai bank demi mendapatkan lebih banyak dana untuk membeli Bitcoin.

Baca: Viral Wanita di Bulukumba Dilamar Kekasih dengan Mahar 2 Keping Bitcoin Seharga Rp1,6 Miliar

Ilustrasi Bitcoin
Ilustrasi Bitcoin (Tribunnews)

Sekitar bulan Maret 2020 dia memutuskan membuat kartu kredit di Citibank.

Saat itu bekerja di Singapore Green Engineers dan memperoleh gaji 6.000 dolar Singapura per bulan.

Alih-alih mengatakan gaji yang sebenarnya, dia justru menggunakan slip gaji yang dia terima sebelumnya dari mantan karyawan Mediacorp sebagai template slip gaji.

Slip gaji itu menunjukkan upah sebesar 8.000 dolar Singapura per bulan.

Baca: NU Jawa Timur Keluarkan Fatwa Haram Bitcoin : Mengandung Spekulasi dan Rugikan Orang Lain

Dia membuat dua salinan slip dan mengeditnya seakan-akan slip itu dikeluarkan oleh Singapore Green Engineer tempat dia bekerja.

Pria itu kemudian mengajukan pembuatan kartu kredit dengan slip palsu tersebut dan berhasil menipu Citibank.

Kartu kredit yang didapatkannya memiliki limit 32.400 dolar Singapura.

Setelah itu dia segera membeli Bitcoin senilai 31.472 dolar Singapura pada tanggal 26 Maret 2020.

Namun, aksi tipu-tipu itu akhirnya terbongkar oleh Citibank setelah dia gagal membayar tagihan kartu kredit.

Citibank kemudian mengecek gajinya yang sebenarnya dan melaporkan dia kepada polisi.

Dalam persidangan, dia sempat mengatakan kehilangan 300.000 hingga 400.000 dolar Singapura dalam investasi mata uang kripto.

Dia akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 6 bulan.

Baca: Elon Musk Gegerkan Dunia Investasi, Tesla Beli Bitcoin Senilai Rp 21 Triliun, Ini Tujuannya

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Bitcoin di sini

 

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved