Jokowi: Pasien yang Terpapar Omicron Cukup Isoman di Rumah

Presiden Jokowi mengatakan varian Omicron memiliki tingkat penularan yang tinggi, tetapi tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan varian Delta.


zoom-inlihat foto
jokowi-soal-75-pegawai-kpk-tidak-lolos-tes.jpg
Sekretariat Presiden
Jokowi: Pasien yang Terpapar Omicron Cukup Isoman di Rumah


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Covid-19 varian Omicron memiliki tingkat penularan yang tinggi, tetapi tingkat fatalitasnya lebih rendah dibandingkan varian Delta.

Hal tersebut, kata Jokowi, bisa terlihat dari kasus Covid-19 di beberapa negara, di mana tingkat keterisian rumah sakit relatif rendah.

"Hal ini juga termasuk di negara kita, Indonesia, meskipun kasusnya melonjak cukup tinggi, namun keterisian di rumah sakit masih terkendali," kata Jokowi, dikutip TribunnewsWiki dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (4/2/2022).

Orang nomor satu di Indonesia itu pun meminta masyarakat untuk tetap tenang.

Menurut jokowi, pasien yang terpapar varian Omicron dapat disembuhkan tanpa harus ke rumah sakit.

Dia berujar bahwa pasien yang terpapar varian ini cukup melakukan isolasi secara mandiri di rumah.

"Pasien yang terpapar varian ini cukup melakukan isolasi secara mandiri di rumah, minum obat dan multivitamin, dan segera tes kembali setelah lima hari," ujar Jokowi.

Ilustrasi varian Omicron (B.1.1.529). Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya
Ilustrasi varian Omicron (B.1.1.529). (SHUTTERSTOCK/natatravel)


Baca: Luhut: Teater Perang Pandemi Kian Terjadi di DKI Jakarta, Asesmen Situasi Bisa Berubah

Baca: Ir H Joko Widodo (Jokowi)

Sementara itu, Jokowi menyampaikan bahwa perkembangan terkini kasus Covid-19 mengalami kenaikan hingga 27.197 kasus per hari Kamis, (3/2/2022).

Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan pemerintah telah memperkirakan dan mengantisipasi lonjakan tersebut dengan sejumlah persiapan yang lebih baik dari tahun lalu.

"Lonjakan ini sudah diperkirakan dan diantisipasi oleh pemerintah, dengan kesiapan-kesiapan kita yang sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu, baik dari segi rumah sakit, obat-obatan dan oksigen, fasilitas isolasi, maupun tenaga kesehatan. Kondisi rumah sakit hingga saat ini juga masih terkendali," kata Jokowi.

Jokowi juga telah memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan selaku Koordinator PPKM Jawa-Bali dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Koordinator PPKM luar Jawa-Bali untuk segera mengevaluasi level PPKM.

Lebih lanjut, Jokowi meminta masyarakat untuk selalu disiplin menjaga protokol keseheatan dan juga mengurangi aktivitas yang tidak perlu.

"Saya kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi berbagai varian baru Covid-19. Tetap disiplin menjaga protokol kesehatan dan kurangi aktivitas yang tidak perlu," kata Jokowi.

"Bagi yang belum divaksin agar segera divaksin. Bagi yang sudah divaksin lengkap dan sudah waktunya untuk disuntik vaksin penguat, booster, agar segera vaksin booster," tandasnya.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved