TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa teater perang pandemi Covid-19 kian terjadi di DKI Jakarta.
Hal tersebut, kata dia, bisa menyebabkan asesmen situasi atau level PPKM di DKI Jakarta berubah.
Luhut menyebut pemerintah saat ini tetap konsisten pada ketetapan PPKM Level 2 untuk wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Dia menyebut bahwa pihaknya akan memperlakukan Ibu Kota sebagai daerah dengan status PPKM level 2 walupun terjadi peningkatan kasus di DKI Jakarta.
"Teater perang pandemi kian terjadi di DKI Jakarta menyebabkan asesmen situasi provinsi tersebut bisa mungkin berubah. Pemerintah secara konsisten memperlakukan DKI Jakarta sebagai salah satu kesatuan aglomerasi Jabodetabek," kata Luhut, dikutip TribunnewsWiki dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/1/2022).
"Secara aglomerasi dan wilayah aglomerasi Jabodetabek saat ini masih level 2. Rincian terkait level PPKM dapat dilihat pada Inmendagri yang terbit hari ini," lanjutnya.
Baca: Pertama Kali di Indonesia, 2 Pasien Omicron Meninggal Dunia
Baca: Siapkan Skenario Atasi Lonjakan Omicron, Luhut Himpun Masukan Pakar
Luhut juga menyebut bahwa terdapat kenaikan jumlah Kabupaten/Kota di Jawa-Bali yang masuk ke PPKM level 1.
"Dari posisi level PPKM terjadi peningkatan jumlah kabupaten/kota yang masuk level 1," kata dia.
Sementara itu, Luhut menjelaskan pada pekan ini mulai terdapat tren penurunan mobilitas di Jawa Bali.
Dia pun berharap hal tersebut bisa dipertahankan seluruh masyraakat sampai 3 hingga 4 minggu ke depan.
"Berdasarkan data yang kami ambil dari google mobility pada pekan ini, mulai terdapat tren penurunan mobilatas di Jawa-Bali. Apakah itu mungkin karena selesai libur atau masyarakat kita mulai disiplin," papar Luhut.
"Ini kami harapkan kita pertahankan terus sampai 3-4 minggu ke depan ini," imbuhnya.
Menurut dia, penurunan mobilats itu terjadi karena mulai waspadanya masyarakat terhadap varian omicron.
"Pemerintah dalam hal ini mengapresiai langkah seluruh masyarakat yang mulai awas akan dampak omicron ini dan mendorong masyarakat lainnya untuk mengurangi aktifitas luar yang tidak diperlukan," ujar Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini