TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pengembangan destinasi wisata dapat dilakukan dengan banyak hal, mulai dari promosi digital hingga melalui media yang lebih besar yaitu film.
Berbagai destinasi wisata Indonesia terangkat citranya setelah menjadi bagian dari Film.
Mulai dari Pantai Tanjung Tinggi di Belitung (Laskar Pelangi), Puthuk Setumbu di Jogja (AADC), hingga Danau Toba (Pariban).
Begitu juga dengan pariwisata Solo yang kedatangan film Nagih Janji Cinta besutan produser Agustinus Sitorus.
Keberhasilan Agustinus mengembangkan cerita film Pariban membuat banyak orang tergiur mengunjungi keindahan Danau Toba.
Ia mengemas cerita batak ‘Pariban’ dalam kisah cinta yang menghadirkan keindahan Danau Toba sebagai bagian dari film.
Film Nagih Janji Cinta direncanakan akan mengambil setting beberapa destinasi wisata Solo.
Lokasi itu di antaranya Museum Tumurun, Kraton Surakarta Hadiningrat, Taman Sriwedari, Taman Balekambang, Alun-alun surakarta, Ponten Mangkunegaran, Bendung Tirtanadi, Kampung Batik Kauman, Pasar Triwindu, Pasar Gede, dan kawasan Kampung Batik di Solo.
Baca: Taman Balekambang Surakarta
Baca: Puro Mangkunegaran
Nantinya bakal ada beberapa adegan yang berisi eksplorasi wisata di Solo.
Seperti naik Sepur Kluthuk Jaladara, serta naik Bus Tingkat Werkudara Solo.
Agustinus Sitorus selaku Produser Film Nagih Janji Cinta menuturkan bahwa saat ini proses pengemasan destinasi wisata tidak bisa dilakukan hanya dengan mengikuti travel fair atau dengan metoda lama.
Pengenalan objek wisata secara soft merupakan opsi yang lebih bisa diterima publik.
"Hari ini masyarakat kita keranjingan konten digital, mulai dari web series, video youtube, hingga tiktok. Pengembangan destinasi wisata yang baik tentu harus mengkombinasikan sarana dan prasarana (infrastruktur) serta menerapkan strategi promosi yang baik. PIM Pictures hadir bersama Pemkot Solo untuk memajukan destinasi wisata Unggulan di Solo menjadi salah satu destinasi wisata unggulan," tutur Agustinus dalam rilis pers yang diterima TribunnewsWiki, Jumat (4/2/2022).
Agustinus menambahkan harapannya agar setelah film Nagih Janji Cinta tayang masyarakat akan memiliki destinasi wisata baru.
"Lokasi syuting film kami bisa menjadi destinasi wisata baru. Ketika berkunjung mereka bisa mengabadikan momen di sana. Apalagi, film ini kami siapkan dekat dan sesuai dengan keseharian masyarakat Jawa, khususnya Solo. Harapannya, ini kelak bisa menjadi destinasi wisata unggulan," ujar Agustinus.
Baca: Pasar Gede Harjonagoro
Baca: Museum Tumurun
Kepala Dinas Pariwisata Solo, Aryo Widyandoko, mengatakan dukungan Pemkot bagi sineas yang akan syuting film di Solo yaitu berupa kemudahan izin dan birokrasi.
Disbudpar bakal memberi kemudahan dan siap membantu asal tujuannya baik dan turut membantu promosi keindahan pariwisata Kota Solo.
"Yang penting ada koordinasi yang baik. Prinsipnya kami memberikan kemudahan bagi yang ingin syuting di Solo," kata Aryo.
Film Nagih Janji Cinta merupakan film komedi percintaan dengan mayoritas pemain merupakan selebritas ternama Tanah Air.
Ada lima karakter yang disiapkan khusus untuk talenta Solo.
Ada tokoh anak muda kaya bernama Rere, pengasuh baik hati bernama Mbok Sri, serta pedagang angkringan bernama Bejo.
Berbagai karya PIM Pictures disajikan untuk masyarakat Indonesia.
Beberapa karya telah dapat disaksikan secara gratis di kanal YouTube PIM Pictures.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini