Edy Mulyadi Resmi Ditahan di Rutan Bareskrim Atas Kasus Ujaran Kebencian & SARA, Berikut Alasannya

Edy Mulyadi ditahan di Rutan Bareskrim atas kasus ujaran kebencian & SARA, Senin (31/1/2022). Berikut alasan Edy langsung ditahan.


zoom-inlihat foto
Edy-Mulyadi-ditahan.jpg
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Edy Mulyadi memenuhi pemeriksaan polisi atas dugaan kasus ujaran kebencian di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (31/1/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Buntut kasus ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dan penyebaran berita bohong atau hoaks, Edy Mulyadi berujung ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri di Rutan Bareskrim, Senin (31/1/2022).

Terdapat sejumlah alasan subyektif dan obyektif mengapa Edy Mulyadi langsung ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, alasan subyektif Edy langsung ditahan yakni lantaran dikhawatirkan melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatan.

"Alasan obyektif ancaman dikenakan di atas 5 tahun," kata Ramadhan kepada awak media di Jakarta, Senin (31/1/2022), mengutip Kompas.com.

Ramadhan menyebut, Edy menjalani penahanan di Rutan Bareskrim selama 20 hari ke depan.

"Mulai hari ini sampai 20 hari ke depan penahanan di Bareskrim Polri," ungkap Ramadhan.

Edy Mulyadi
Edy Mulyadi (Capture YouTube)

Baca: Penuhi Panggilan Bareskrim, Edy Mulyadi Minta Maaf kepada Semua Sultan di Kalimantan

Sebelumnya, Edy menjalani pemeriksaan selama beberapa jam.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim penyidik memeriksa 57 orang yang terdiri atas 37 saksi dan 18 ahli.

Atas perbuatannya, Edy disangka telah melanggar pasal 45 A Ayat 2, jo Pasal 28 Ayat 2 UU ITE. Lalu, Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 Jo pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 156 KUHP.

Diketahui, sebelumnya Bareskrim Polri sedang menindaklanjuti seluruh laporan kepada Edy Mulyadi.

Baca: Edy Mulyadi Dilaporkan Atas Kasus Ujaran Kebencian, Sang Kuasa Hukum Nilai Ada Provokator

Pelaporan ini bermula saat Edy menyampaikan pernyataan yang menyebut istilah "tempat jin buang anak", saat tengah mengkritik perpindahan IKN ke Kalimantan Timur.

Dalam video yang beredar di media sosial, Edy mengkritik bahwa lahan ibu kota negara (IKN) baru tak strategis dan tidak cocok untuk berinvestasi.

"Bisa memahami enggak, ini ada tempat elite punya sendiri yang harganya mahal punya gedung sendirian, lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak," ujar Edy dalam video di kanal YouTube Mimbar Tube, seperti dikutip Tribunnews.

Baca: Sosok Edy Mulyadi yang Sebut Prabowo Subianto Macan Jadi Mengeong

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)

Baca selengkapnya terkait Edy Mulyadi di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved