Terbukti Terima Suap Rp11 Miliar, Mantan Penyidik KPK Stepanus Robin Divonis 11 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan vonis 11 tahun penjara terhadap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.


zoom-inlihat foto
Stepanus-Robin-Pattuju.jpg
KOMPAS.COM/Dhemas Reviyanto
Mantan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju digiring petugas untuk mengikuti konferensi pers usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/4/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 11 tahun penjara dan pidana denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Stepanus Robin Pattuju.

Majelis Hakim menilai bahwa Stepanus Robin Pattuju terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi penerimaan suap pengurusan perkara di KPK.

Stepanus Robin telah terbukti menerima suap Rp11 miliar dan USD36 ribu atau total senilai Rp11,538 miliar.

Adapun suap itu diberikan supaya Robin mengurusi lima kasus korupsi di lembaga antirasuah itu.

Pembacaan putusan tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Hakim Djuyamto dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Rabu (12/1/2022).

"Menjatuhkan pidana penjara selama 11 tahun dan pidana denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan," kata Djuyamto, Rabu, seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca: Stepanus Robin Pattuju

Baca: Ketua KPK Firli Bahuri Minta Maaf atas Tindakan Stepanus Robin yang Terima Suap Rp 1,5 Miliar

Vonis tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta agar Robin dipenjara selama 12 tahun.

Robin juga dijatuhi pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp2,3 miliar.

"Jika harta benda terdakwa tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti maka akan diganti hukuman penjara 1 tahun dan 6 bulan," ujar ketua majelis hakim Djuyamto.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved