4 Jenis Vaksin Booster untuk Penerima Dosis Lengkap Sinovac yang Disetujui BPOM

Ada lima vaksin yang akan digunakan untuk program dosis lanjutan, termasuk CoronaVac produksi Sinovac atau PT Bio Farma.


zoom-inlihat foto
vaksin-Moderna-buatan-Amerika-Serikat-AS-1.jpg
NORBERTO DUARTE / AFP
Ilustrasi. Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin Moderna untuk melawan COVID-19 di pusat vaksinasi di Asuncion, pada 6 Juli 2021.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merilis jenis-jenis vaksin booster yang digunakan di Indonesia pada 10 Januari lalu.

Ada lima vaksin yang akan digunakan untuk program dosis lanjutan, termasuk CoronaVac produksi Sinovac atau PT Bio Farma.

Penerima vaksin booster paling tidak harus sudah mendapatkan suntikan dosis lengkap selama setidaknya 6 bulan.

Jenis booster untuk Sinovac

Dikutip dari Kompas.com, penerima vaksin primer dosis lengkap atau dosis satu dan dosis dua berupa Sinovac atau CoronaVac, maka bisa mendapatkan salah satu dari empat jenis vaksin booster, yaitu:

1. CoronaVac

Penerima dosis lengkap vaksin Sinovac bisa memperoleh vaksin booster yang sama, CoronaVac, dengan pemberian satu dosis.

2. Zifivax

Penerima dosis lengkap vaksin Sinovac, bisa mendapat vaksin booster Zifivax satu dosis.

3. AstraZeneca

Penerima dosis lengkap vaksin Sinovac bisa mendapatkan vaksin booster AstraZeneca dengan dosis setengah.

3. Pfizer

Penerima dosis lengkap vaksin Sinovac juga diizinkan menggunakan vaksin booster Pfizer dengan dosis setengah.

Pada Jumat (16/7/2021) Kementerian Kesehatan memulai penyuntikan perdana vaksin booster menggunakan vaksin Moderna di RSCM Jakarta.
Pada Jumat (16/7/2021) Kementerian Kesehatan memulai penyuntikan perdana vaksin booster menggunakan vaksin Moderna di RSCM Jakarta. (Dok. Kementerian Kesehatan)

Efektivitas setengah dosis vaksin

Vaksin booster setengah dosis disebut bisa meningkatkan antibodi lebih baik dari vaksin lengkap atau dua dosis.

Sementara, dampak atau Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) yang ditimbulkan setengah dosis vaksin cukup ringan.

Baca: Vaksin Sinovac

Baca: Covid-19 Varian Omicron

Lalu, efektivitas dari vaksin booster bersifat heterolog atau jenis vaksin berbeda dari dosis pertama dan dosis kedua lebih tinggi dibandingkan vaksin booster homolog atau vaksin sejenis.

“Vaksin booster heterolog dengan kombinasi jenis berbeda menunjukkan peningkatan antibodi relatif sama, bahkan lebih baik dari vaksin booster homolog jenis yang sama,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin seperti dikutip dari pemberitaan sebelumnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR VAKSINASI DI SINI











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Mantan Hakim Agung Adi Andojo

    Mantan Hakim Agung Adi Andojo Soetjipto dikabarkan meninggal
  • Christina Koch

    Christina Koch adalah astronot perempuan yang berhasil memecahkan
  • Perkosa Belasan Santriwati, Herry Wirawan

    Terdakwa pemerkosa 13 santriwati, Herry Wirawan, dituntut hukuman
  • Xi Jinping

    Xi Jinping adalah pemimpin tertinggi Partai Komunis China
  • Dan Schulman

    Dan Schulman adalah CEO Paypal sejak tahun 2015
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved