Rudal yang Ditembakkan Korut Berjenis Hipersonik, Dilaporkan Sukses Mencapai Target

Media pemerintah, KCNA, mengatakan rudal itu berjenis hipersonik dan berhasil mencapai sasaran dengan tepat.


zoom-inlihat foto
pembelot-korea-utara-04.jpg
STR / KCNA VIA KNS / AFP
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un saat rapat Komite Sentral ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK) di Korea Utara.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Korea Utara (Korut) akhirnya buka suara setelah dituduh melakukan uji coba penembakan rudal ke lautan.

Media pemerintah Korut, KCNA, mengonfirmasi peluncuran rudal itu, Kamis (6/1/2022).

KCNA mengatakan rudal itu berjenis hipersonik dan berhasil mencapai sasaran dengan tepat.

Peluncuran itu adalah yang pertama kalinya bagi Korut sejak Oktober tahun lalu.

Negeri pimpinan Kim Jong-un itu juga telah melakukan uji coba rudal hipersonik bulan September 2020.

Rudal hipersonik bergerak menuju sasaran pada ketinggian yang rendah dan kecepatannya bisa mencapai lima kali kecepatan suara atau sekitar 6.200 km/jam.

Sebelumnya, Kim Jong-un telah berjanji untuk memperkuat militer Korut dan mengembangkan persenjataan yang lebih canggih.

"Kesuksessan yang berturut-turut dalam uji coba penembakan rudal hipersonik punya kepentingan strategis karena uji coba tersebut adalah sebuah keharusan dalam memodernisasi kekuatan bersenjata strategis milik negara ini," demikian laporan KCNA dikutip dari The Guardian.

Baca: Korsel & Jepang Tuduh Korut Tembakkan Rudal ke Lautan, Belum Ada Laporan Kerusakan

Baca: Peringati Kematian Sang Ayah, Kim Jong Un Larang Warga Korea Utara Tertawa

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menjawab sejumlah pertanyaan setelah Korea Utara diduga menembakkan rudal balistik, Kantor Perdana Menteri, Tokyo, 5 Januari 2022.
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menjawab sejumlah pertanyaan setelah Korea Utara diduga menembakkan rudal balistik, Kantor Perdana Menteri, Tokyo, 5 Januari 2022. (STR / JIJI PRESS / AFP)

KCNA mengatakan dalam uji coba yang digelar hari Rabu, (5/1/2022), itu, hulu ledak hipersonik terlepas dari pendorong roket dan bermanuver 120 km ke samping sebelum mencapai target berjarak 700 km.

Dikatakan bahwa uji coba itu juga memastikan berbagai komponen seperti pengendali terbang berfungsi dengan baik dan rudal itu bisa dioperasikan pada musim dingin.

Beberapa negara, di antaranya Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel), dan Jepang berhasil mendeteksi peluncuran tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Kepala Staf Gabungan Korsel menyebut rudal itu ditembakkan ke arah perairan timur pada Rabu pagi.

Dilansir dari Associated Press, (5/1/2022), Korsel dan intelijen AS dilaporkan tengah menganalisis lebih banyak informasi tentang peluncuran itu.

Baca: Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik Tanpa Dihadiri Kim Jong Un

Kementerian Pertahanan Jepang juga mengaku mendeteksi peluncuran rudal Korut.

"Kami benar-benar menyayangkan bahwa Korea Utara melanjutkan peluncuran rudal sejak tahun lalu," kata Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida kepada wartawan, dikutip dari Associated Press, (5/1/2022).

Kishida mengatakan detail lainnya tentang peluncuran itu belum tersedia dalam waktu dekat.

Detail tersebut antara lain tempat rudal itu mendarat dan apakah ada kerusakan yang ditimbulkan.

Dia meminta para pejabat untuk memastikan keamanan kapal dan pesawat di area yang diduga menjadi tempat jatuhnya rudal.

Baca: Kim Jong Un Adakan Pertemuan untuk Bahas Kebijakan Ekonomi Korea Utara yang Belakangan Merosot

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Korea Utara di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved