TRIBUNNEWSWIKI.COM - Investasi saham merupakan salah satu kegiatan berisiko tinggi.
Sebab, dibutuhkan nyali yang besar untuk tetap bertahan menghadapi situasi dan harga saham yang bergerak fluktuatif.
Ketika ada penguatan, makan investor berpotensi untung besar.
Sebaliknya, jika harga melemah, jadi pertanda buruk.
Namun, tak perlu panik.
Untuk Anda yang gemar investasi, berikut cara menyiasati penurunan harga saham, dikutip dari Cermati.com.
Strategi Average Down
Average down merupakan langkah investasi dengan melakukan pembelian secara bertahap saat harga saham turun.
Strategi ini seolah-olah membikin rugi, namun bisa saja yang terjadi justru adanya perbaikan situasi harga saham.
Jika ingin strategi ini sukses, pilih perusahaan yang baik dan punya peluang tumbuh cukup besar.
Tetap Tenang
Hindari kepanikan yang justru sulit untuk berpikir jernih.
Tetap pantau perkembangan investasi saham, termasuk pergerakan harga saham.
Analisa secara fundamental dan teknikal supaya dapat mengambil langkah strategi tepat untuk trading selanjutnya.
Baca: Elon Musk Sindir Jeff Bezos Ingin Hidup Abadi Karena Berinvestasi Jutaan Dolar di Startup Anti-Aging
Baca: Begini Cara Terhindar dari Investasi Bodong Berkedok Arisan Online, Cermati Legalitasnya
Jangan Buru-buru Jual
Saat terjadi penurunan harga saham, investor tak jarang hilang kesabaran dan memilih untuk cut loss.
Dalam hal ini, cut loss adalah langkah yang diambil investor dengan menjual rugi sahamnya di bawah harga demi, supaya terhindar dari kerugian besar.
Namun, situasi tersebut bisa jadi hanya sementara.
Jangan buru-buru menjual saham ketika harganya anjlok.
Hemat Pengeluaran
Investor harus belajar hemat dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.
Perlu diingat, apabila nilai investasi turun, maka yang terjadi adalah kerugian.
Keuangan pribadi investor harus terjaga stabil.
Untuk kebutuhan utama, investor harus tetap ingat agar menyisihkan anggaran investasi, dan melihat perkembangan kondisi saham. (*)