TRIBUNNEWSWIKI.COM - Militer Amerika Serikat (AS) di Pasifik dilaporkan telah membuat software atau perangkat lunak yang bisa memprediksi langkah yang diambil Cina dalam merespons tindakan AS di Pasifik.
Tindakan atau aksi AS tersebut misalnya penjualan senjata, aktivitas militer yang didukung AS, dan kunjungan anggota perlemen ke Taiwan.
Adanya perangkat lunak itu diumumkan oleh Wakil Menteri Pertahanan AS Kathleen Hick dalam kunjungannya di US Indo-Pacific Command, Hawaii, Selasa (14/12/2021).
Dikutip dari Reuters, (16/12/2021), seorang pejabat pertahanan mengatakan perangkat lunak itu memprediksi adanya "friksi strategis".
Perangkat lunak tersebut menggunakan data yang dihimpun sejak tahun 2020 dan mengevaluasi tindakan-tindakan yang berdampak kepada hubungan AS-Cina.
Sistem berbasis komputer itu akan membantu Pentagon memprediksi apakah suatu tindakan bisa membuat Cina marah.
Baca: Tak Hanya Cina, AS Juga Punya Sederet Pulau Militer, Bak Kapal Induk tapi Tak Akan Pernah Tenggelam
Baca: Konflik Laut Cina Selatan: AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan, Cina Kerahkan 4 Jet Tempur
Pada bulan Oktober lalu, militer Cina mengecam AS dan Kanada karena masing-masing mengirim kapal perang ke Selat Taiwan.
Cina mengatakan aksi kedua negara itu mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan Pasifik.
Insiden itu dan insiden lainnya di Pasifik telah membuat adanya permintaan untuk membuat perangkat lunak semacam itu.
Dengan perangkat itu, AS bisa memastikan tindakannya tidak menimbulkan kemarahan Cina.
Di sisi lain, hubungan antara Cina dan AS memang telah memburuk.
Ini salah satunya disebabkan oleh tindakan AS yang berkaitan dengan Taiwan.
Cina mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya dan telah beberapa kali mengirimkan pesawat yang masuk ke dalam zona pertahanan udara Taiwan.
Baca: Cina Hubungi Negara-negara ASEAN, Akibat Khawatirkan Manuver Amerika Serikat di Laut Cina Selatan
Baca: Alat Perang Amerika dan Tiongkok Sudah Dikirim ke Laut Cina Selatan, Begini Intruksi dari Beijing
(Tribunnewswiki)
Baca berita lainnya tentang konflik AS dan Cina di sini