TRIBUNNEWSWIKI.COM - Insiden kebakaran telah terjadi di gedung Cyber 1, di Jalan Kuningan Barat, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021) sekira pukul 12.35 WIB.
Petugas damkar menurunkan 22 unit mobil saat proses pemadaman.
Amukan jago merah tersebut bisa dipadamkan sekira 30 menit setelah kejadian.
Ada dua korban tewas dalam kebakaran yang melanda gedung Cyber itu.
Dua korban meninggal tersebut adalah Seto Fachruddin (18) dan Redzuan Khadafi (17).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa dua korban tewas dalam kebakaran di gedung Cyber itu karena terjebak kepulan asap.
"Dua korban terjebak asap yang luar biasa mengepul sehingga tidak bisa dihindari," kata Ahmad Riza, Kamis (2/12/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.
"Kedua orang tersebut tidak kuat akhirnya meninggal saat terjadi kebakaran," sambungnya.
Baca: Gedung Cyber
Baca: Ahmad Riza Patria
Dikatakan Ahmad Riza, asap mengepul lantaran gedung Cyber tertutup.
Gedung Cyber disebut tidak memiliki jendela yang terbuka.
Sehingga hal itu membuat asap tidak bisa keluar dengan cepat dan kemudian menimbulkan asap yang luar biasa
"Orang yang ada di dalamnya tak bisa keluar dan tak kuat sesak nafas," kata Riza.
Baca: Minta Ajudan TNI ke Jenderal Dudung, Hillary Brigitta Lasut Bakal Ditegur Nasdem
Baca: Hasil Pemeriksaan Polisi, Penyebab Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap Akibat Sambaran Petir
Ahmad Riza memastikan kedua korban yang tewas dalam insiden kebakaran tersebu adalah teknisi yang tengah melakukan kunjungan di gedung Cyber.
"Namanya di sini server kan, banyak sekali orang teknisi di sini, ahli-ahli IT di sini," ujar Ahmad Riza Patria.
Jenazah kedua korban diketahui telah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk diotopsi.
(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini