BMKG Ingatkan Potensi Tsunami hingga 8 Meter Saat Natal dan Tahun Baru di Cilegon

Namun, Dwikorita tak mengungkapkan lebih lanjut apakah potensi tsunami juga dapat terjadi di daerah lainnya.


zoom-inlihat foto
tanda-alam-02.jpg
DOBUHDO.COM
Ilustrasi. Ombak yang menunjukkan bahwa akan datang tsunami.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan potensi bencana di Indonesia pada saat momentum libur Natal dan Tahun Baru.

Pertama, potensi bencana di Cilegon, Banten beruapa tsunami.

"Kami berikan informasi zona yang rawan tsunami misalnya di Cilegon, Banten itu juga tempat wisata di Selat Sunda dapat berpotensi skenario terburuk mengalami tsunami dengan ketinggian hingga 8 meter," kata Dwikorita dalam rapat kerja Komisi V DPR dengan Pemerintah, Rabu (1/12/2021), dikutip dari Kompas.com.

Namun, Dwikorita tak mengungkapkan lebih lanjut apakah potensi tsunami juga dapat terjadi di daerah lainnya.

Kemudian, potensi bencana lainnya yang dikhawatirkan terjadi yaitu badai tropis.

Hal itu setelah adanya tren pembentukan badai tropis yang semakin meningkat.

"Jadi hampir setiap Minggu dan bahkan saat ini, kemarin baru selesai badai tropis sebelumnya," kata dia.

Ilustrasi badai
Ilustrasi badai (DOBUHDO.COM)

Dwikorita menyebutkan daerah yang telah terjadi badai tropis pada beberapa waktu belakangan, salah satunya adalah Bengkulu.

"Dan ini pengaruhnya adalah gelombang tinggi, angin kencang, hujan lebat," ujar dia.

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 27 Maret 1964: Gempa Bumi dan Tsunami Guncang Alaska, Tewaskan 113 Orang

Baca: Hasil Tes DNA Ungkap Pasien ODGJ di Aceh Bukan Abrip Asep, Polisi yang Hilang saat Tsunami 2004

Hanya saja, Dwikorita mengkhawatirkan badai tropis tak hanya berdampak di sekitar Bengkulu.

Sebab, beberapa daerah yang disebutnya berpotensi mengalami badai tropis seperti Aceh, bahkan Sulawesi, Gorontalo, Maluku hingga Papua.

"Terutama karena adanya bibit siklon atau bibit badai tropis yang lain," ucapnya.

Selain badai tropis Nyatoh, Indonesia juga berpotensi mengalami badai tropis lainnya.

"Jadi poinnya, diprediksi di bulan-bulan Desember, Januari bahkan mungkin sampai Maret itu akan terjadi peningkatan pembentukan badai-badai tropis yang dikhawatirkan juga akan berpengaruh terhadap keselamatan transportasi dan masyarakat terutama pada saat Natal dan Tahun Baru," kata dia.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved