Aturan Baru Naik Kereta-Pesawat, Pakai Masker Kain 3 Lapis, Tak Boleh Bicara dan Makan Minum

Pelaku perjalanan juga harus menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.


zoom-inlihat foto
kereta-api-protokol-kesehatan.jpg
Dokumentasi PT KAI
Para penumpang kereta api menggunakan protokol kesehatan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah menerbitkan aturan baru mengenai Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 21 Tahun 2021, setiap orang yang melaksanakan perjalanan dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

Setiap pelaku perjalanan wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M.

"Yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer," demikian bunyi petikan SE, diktuip dari Kompas.com.

Pelaku perjalanan juga harus menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

Lalu, tidak diperbolehkan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum darat, perkeretaapian, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara.

Tak hanya itu, pelaku perjalanan juga tidak diperkenankan makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam.

"Terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut," demikian bunyi SE.

Petugas membersihkan kaca di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020).
Petugas membersihkan kaca di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). (Kompas/Garry Lotulung)

Para pelaku perjalanan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk screening sekaligus tracing Covid-19.

Lalu, pelaku perjalanan jarak jauh yang menggunakan moda transportasi udara, laut, darat baik dengan kendaraan pribadi atau umum, dari dan ke daerah Pulau Jawa dan Bali serta daerah yang ditetapkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) sebagai kategori PPKM level 3-4 wajib memperlihatkan kartu vaksin.

Baca: Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Kini Diizinkan Naik Pesawat, Simak Syaratnya

Baca: Aturan Baru PPKM, Penumpang Pesawat Tak Lagi Bisa Pakai Antigen, Wajib Tes PCR

Apabila pelaku perjalanan menggunakan moda transportasi pesawat, wajib membawa surat keterangan hasil negatif tes RT PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian, jika menggunakan moda transportasi laut, darat, kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan dan kereta api, maka dapat menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara, bagi pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di luar wilayah Pulau Jawa dan Bali yang ditetapkan melalui sebagai daerah PPKM level 1 dan 2 wajib menunjukan hasil negatif tes RT PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam.

"Atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan," demikian bunyi SE Satgas.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved