Masjidil Haram Cabut Aturan Jaga Jarak Sosial, Jemaah Diwajibkan Harus Sudah Divaksin

Meski aturan jaga jarak sosial dicabut, pihak berwenang mengatakan bahwa pengunjung harus sudah sepenuhnya divaksin COvid-19


zoom-inlihat foto
suasana-saat-seratusan-jamaah-berkumpul-di-depan-kabah-masjidil-haram.jpg
AFP
Suasana saat seratusan jamaah berkumpul di depan Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1441 H pada Minggu (24/5/2020) pagi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pemerintah Arab Saudi mengijinkan Masjidil Haram beroperasi dengan kapasitas penuh untuk pertama kalinya sejak pandemik Virus Corona melanda.

Pada Minggu (17/10/2021) tanda-tanda peringatan di lantai masjid yang memandu jemaah untuk menjaga jarak di dalam dan di sekitar Masjidil Haram telah dihapus.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, hal ini sejalan dengan keputusan pemerintah Arab Saudi untuk melonggarkan tindakan pencegahan dan mengizinkan jemaah dan pengunjung Masjidil Haram dengan kapasitas penuh.

Meski aturan jaga jarak sosial dicabut, pihak berwenang mengatakan bahwa pengunjung harus sudah sepenuhnya divaksin COvid-19 dan harus terus memakai masker di halaman masjid.

Baca: Arab Saudi Izinkan Jemaah Indonesia Ibadah Umrah, Perhatikan Beberapa Hal Berikut Ini

Baca: Temui Dubes Arab Saudi, Kemenag Upayakan Jemaah Indonesia Tetap Bisa Umrah

Masjidil Haram
Masjidil Haram (Tribunnews.com)

Mengutip Aljazeera, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi akan melonggarkan pembatasan Covid-19 mulai 17 Oktober 2021.

Hal ini sebagai tanggapan terhadap penurunan kasus Covid-19 harian dan kemajuan besar dalam jumlah vaksinasi.

Pihak berwenang juga mencabut pembatasan pada orang yang divaksinasi penuh di tempat-tempat tertutup, pertemuan, transportasi, restoran, dan bioskop.

Masker tidak lagi diwajibkan di tempat-tempat umum terbuka, namun masih harus di tempat-tempat tertutup.

Selanjutnya, penggemar olahraga yang telah divaksin Covid-19 dosis penuh mulai hari Minggu akan diizinkan untuk menghadiri acara di semua stadion dan fasilitas olahraga lainnya.

Baca: Arab Saudi Kembali Buka Umrah, Indonesia Belum Diizinkan Masuk : Masuk Daftar Negara Suspend

Arab Saudi izinkan Jemaah Indonesia ibadah umrah

Pada Juli lalu, hanya sekitar 60.000 warga dan penduduk Arab Saudi yang telah disuntik vaksin COvid-19 yang diperbolehkan untuk melakukan ibadah haji tahunan.

Kemudian pada Agustus lalu, Arab Saudi mengumumkan akan mulai menerima orang asing yang divaksinasi yang ingin melakukan umrah.

Ilustrasi: Arab Saudi resmi membuka izin umrah untuk jemaah luar negeri per 1 November 2020.
Ilustrasi: Arab Saudi resmi membuka izin umrah untuk jemaah luar negeri per 1 November 2020. (Tribunnews.com/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019)

Meski begitu, pemerintah Arab Saudi sempat melarang Jemaah asal Indonesia untuk melakukan ibadah umrah.

Indonesia belum bisa mengirimkan jemaah kendati pemerintah Arab Saudi sudah membuka pelaksanaan ibadah umrah untuk sejumlah negara.

Pasalnya, Indonesia masih berstatus suspend bersama sembilan negara lain.

Baca: Bakal Buka Pintu Bagi Jemaah Umrah Internasional, Arab Saudi Masih Tangguhkan Indonesia

Di sisi lain, kondisi Covid-19 di Tanah Air yang masih tinggi juga menjadi alasan lainnya mengapa Indonesia belum bisa mengirim jamaahnya untuk umrah ke Arab Saudi.

Namun kini Pemerintah Arab Saudi telah memberi lampu hijau bagi calon jemaah asal Indonesia untuk melaksanakan ibadah umrah dan haji.

Pemerintah Indonesia dan Saudi masih melakukan pembahasan prosedur serta persyaratan kesehatan dalam pelaksanaan umrah.

 

(Tribunnewswiki.com/Ami)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved