Arab Saudi Kembali Buka Umrah, Indonesia Belum Diizinkan Masuk : Masuk Daftar Negara Suspend

Arab Saudi mengumumkan membuka kembali ibadah umrah dan secara bertahap mulai menerima pengajuan umrah dari berbagai negara di dunia


zoom-inlihat foto
situasi-di-mekkah.jpg
AFP
Situasi di Mekkah, setelah Arab Saudi menangguhkan umrah dan melarang warga negara asing datang, pada pertengahan 2020 lalu


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Indonesia belum bisa mengirimkan jemaah kendati pemerintah Arab Saudi sudah membuka pelaksanaan ibadah umrah untuk sejumlah negara.

Berdasarkan keterangan Konsul Haji dan Umroh KJRI Jeddah Endang Jumali, keputusan tersebut merupakan hasil pertemuan antara KJRI Jeddah dan Wakil Menteri Bidang Haji dan Umrah Arab Saudi pada Rabu (11/8/2021).

"Terkait masalah umrah masih belum bisa terealisasi disebabkan beberapa hal," kata Endang, dikutip dari Kompas.com, Kamis (12/8/2021).

Endang menjelaskan, ada beberapa hal yang menjadi alasan pelaksanaan umrah belum bisa dilaksanakan bagi Indonesia.

Pasalnya, Indonesia masih berstatus suspend bersama sembilan negara lain.

Di sisi lain, kondisi Covid-19 di Tanah Air yang masih tinggi juga menjadi alasan lainnya mengapa Indonesia belum bisa mengirim jamaahnya untuk umrah ke Arab Saudi.

Sementara, status vaksin Sinovac yang juga masih dianalisis oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Terlebih, vaksin Sinovac merupakan vaksin Covid-19 yang mayoritas digunakan di Tanah Air.

"Insya Allah dalam waktu dekat sudah diakui dan boleh digunakan untuk umrah," kata dia.

Pelaksanaan shalat Tarawih malam pertama puasa Ramadhan di sekitar Ka'bah di kompleks Masjidil Haram, Mekkah, Selasa (13/4/2021)
Pelaksanaan shalat Tarawih malam pertama puasa Ramadhan di sekitar Ka'bah di kompleks Masjidil Haram, Mekkah, Selasa (13/4/2021) (AFP)

Dalam pertemuan tersebut, juga juga dibahas soal teknis pelaksanaan, mulai dari kapasitas bus yang hanya bisa terisi 50 persen, per kamar penginapan hanya boleh diisi dua orang.

Termasuk urusan asuransi tambahan sebesar 25 Saudi Arabi Riyal (SAR) untuk protokol kesehatan, selain 189 SAR yang didapatkan sebelumnya.

Kemudian, apabila keberangkatan umrah dapat dilaksanakan, tidak disarankan untuk melalui negara ketiga.

Ada 11 poin hasil pembicaraan dengan Wakil Menteri Haji Arab Saudi tersebut.

Baca: Umrah (Ibadah)

Baca: Mekkah

Diberitakan, Arab Saudi mengumumkan membuka kembali ibadah umrah dan secara bertahap mulai menerima pengajuan umrah dari berbagai negara di dunia mulai Senin (9/8/2021).

Mereka juga mengizinkan bagi 60.000 jemaah umrah setiap bulannya asalkan sudah divaksin dosis lengkap.

Secara bertahap, jumlah tersebut akan ditingkatkan hingga menjadi 2 juta jemaah per bulan.

Pemerintah Arab Saudi sudah mengumumkan beberapa syarat yang harus dipenuhi sebagaimana tercantum dalam edaran terkait kewajiban vaksin.

Ini termasuk juga keharusan karantina 14 hari di negara ketiga sebelum tiba di Saudi bagi 9 negara.

Yakni India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Lebanon.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR UMRAH DI SINI











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved