Mengenal 10 Jenis Vaksin Covid-19 yang Diizinkan untuk Digunakan di Indonesia

Dengan tambahan tersebut, maka kini ada 10 jenis vaksin Covid-19 di Indonesia yang telah mendapat EUA dari BPOM.


zoom-inlihat foto
vaksin-booster.jpg
Dok. Kementerian Kesehatan
Pada Jumat (16/7/2021) Kementerian Kesehatan memulai penyuntikan perdana vaksin booster menggunakan vaksin Moderna di RSCM Jakarta. Penerima vaksinasi booster adalah 50 Guru Besar FKUI serta sejumlah dokter lainnya.(Dok. Kementerian Kesehatan)


Namun, efikasi vaksin Moderna menurun menjadi 86,4 persen untuk usia di atas 65 tahun.

Hasil uji klinis menyatakan vaksin Moderna aman untuk kelompok masyarakat dengan komorbid atau penyakit penyerta seperti paru kronis, jantung, obesitas berat, diabetes, penyakit lever hati, dan HIV.

6. Pfizer

BPOM menerbitkan EUA untuk vaksin Covid-19 Pfizer pada 15 Juli 2021, yang menunjukkan efikasi sebesar 100 persen pada usia remaja 12-15 tahun, kemudian menurun menjadi 95,5 persen pada usia 16 tahun ke atas.

Vaksin Pfizer diberikan secara intramuskular dua kali penyuntikan, lewat dosis yang diberikan sebesar 0,3 ml dengan interval minimal pemberian antar dosis yaitu 21-28 hari.

Ilustrasi vaksin Covid-19 produksi Pfizer/BioTech.
Ilustrasi vaksin Covid-19 produksi Pfizer/BioTech. (PA VIA DAILY STAR)

7. Sputnik V

BPOM menerbitkan EUA untuk vaksin Covid-19 Sputnik untuk kelompok usia 18 tahun ke atas.

Vaksin ini diberikan lewat injeksi intramuscular dengan dosis 0,5 mL untuk 2 kali penyuntikan dalam rentang waktu 3 minggu

Berdasarkan efek samping dari penggunaan Sputnik v merupakan efek samping dengan tingkat keparahan ringan atau sedang seperti flu yang ditandai dengan demam, menggigil, nyeri sendi, nyeri otot, badan lemas, ketidaknyamanan, sakit kepala, hipertermia, atau reaksi lokal pada lokasi injeksi.

8. Janssen

BPOM baru-baru ini mengumumkan EUA terhadap vaksin Covid-19 yang diproduksi Johnson & Johnson, yaitu Janssen Covid-19 Vaccine.

Vaksin Janssen digunakan untuk kelompok usia 18 tahun ke atas dengan pemberian sekali suntikan sebanyak 0,5 mL secara intramuscular.

9. Convidecia

EUA terhadap vaksin Covid-19 yang diproduksi CanSino, yang dikembangkan oleh CanSino Biological Inc. dan Beijing Institute of Biotechnology juga dengan platform Non-Replicating Viral Vector menggunakan vector Adenovirus (Ad5).

Vaksin Covid-19 Convidecia juga digunakan untuk kelompok usia 18 tahun ke atas dengan pemberian sekali suntikan sebanyak 0,5 mL secara intramuskular.

Efikasi vaksin Convidecia untuk perlindungan pada semua gejala Covid-19 adalah sebesar 65,3 persen.

Untuk perlindungan terhadap kasus Covid-19 berat, efikasi mencapai 90,1 persen.

10. Zifivax

Zifivax diumumkan oleh BPOM pada hari Kamis (7/10/2021), dikembangkan dan diproduksi oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical dengan platform rekombinan protein sub-unit.

Vaksin Zifivax diberikan untuk usia 18 tahun ke atas sebanyak 3 kali suntikan secara intramuskular dengan interval pemberian 1 bulan dari penyuntikan pertama ke penyuntikan berikutnya.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved