3. Membuat profil anak
Saat membuat profil, kamu dapat melihat opsi 'Anak'.
Fitur sederhana ini berguna bagi orang tua untuk membuat profil bagi masing-masing anak dan secara otomatis dapat merekomendasikan tayangan yang layak bagi anak-anak.
Areia ini akan menjadi laman utama bagi anak-anak untuk mengakses Netflix.
Begitu kamu masuk, akan terlihat bahwa profil anak-anak memiliki warna putih dan pilihan tayangan yang berbeda dibandingkan profil dewasa yang berwarna gelap.
4. Menyesuaikan level rating tiap profil
Jika ada anak-anak di rumah, baik balita maupun remaja, wajar bila kamu ingin menyaring apa yang dapat mereka akses di Netflix.
Jika kamu sudah membuat profil bagi anak, langkah selanjutnya adalah menyesuaikan batas usia pada masing-masing profil.
Pilih akun, klik 'Profil' kemudian 'Pembatasan Streaming'.
Kamu dapat mengatur batasan umur bagi setiap profil dan Netflix secara otomatis akan menyaring tayangan yang tidak sesuai.
Film atau serial yang tidak layak bagi umur yang tertera tersebut tidak akan tersedia.
Dari 'Pembatasan Streaming', kamu dapat menyaring judul tertenru dengan memasukkannya di daftar 'Pembatasan Judul'.
5. Mengatur gembok profil
Walau telah membuat profil anak-anak dengan konten yang sesuai umur, kamu mungkin masih khawatir kalau-kalau mereka menggunakan profilmu dan mengakses tayangan yang tidak sesuai.
Untuk menghindari ini, kamu dapat memasang PIN yang terdiri dari 4 angka bagi setiap profil di akunm.
Klik 'Ubah' di bawah 'Gembok Profil', pilih 'Butuhkan PIN' dan pasanglah 4 angka sebagai PIN-mu.
Di laman profil, Anda kini dapat melihat bahwa profilmu memiliki simbol gembok.
Baca: Netflix Rilis Trailer Perdana Drama Korea My Name, Han So Hee Saksikan Ayahnya Dibunuh
Baca: Rekomendasi Tayangan Terbaru Netflix Indonesia Oktober 2021, You Season 3 hingga My Name
Siapapun yang mencoba mengaksesnya akan diminta untuk memasukkan PIN.
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)
Baca artikel lainnya terkait Netflix selengkapnya di sini