Pedulilindungi Bakal Hadir di Beberapa Aplikasi Termasuk Gojek, Begini Cara Kerjanya

Meskipun masyarakat tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, mereka masih bisa mengakses fitur aplikasi tersebut lewat aplikasi lain.


zoom-inlihat foto
1-Scan.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Pengunjung melakukan scan barcode aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki Margo City Mall, Rabu (18/8/2021)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan, Setiaji mengatakan pihaknya akan melakukan perluasan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Hal tersebut untuk menjawab kegelisahan masyarakat yang memiliki keterbatannya memori ponselnya.

Rencananya, pemerintah melalui Kemenkes akan melakukan kerja sama dengan berbagai platform digital lainnya.

"Terkait dengan perluasan penggunaan aplikasi PeduliLindungi, untuk menjawab kegelisahan masyarakat untuk keterbatasannya memori (kapasitas penyimpanan pada ponsel pintar) maka kami melakukan kerja sama dengan berbagai pihak platform digital lainnya yang biasanya ada di handphone (atau biasa digunakan) masyarakat," kata Setiaji, dikutip dari Kompas.tv, Jumat (1/10/2021).

Pengunjung wajib menunjukan sertifikat vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk ke Mal Kota Kasablanka Jakarta Selatan yang kembali dibuka, Selasa (10/8/2021). Pemerintah membolehkan mal di empat kota yang masih merapkan PPKM level 4 buka kembali hingga pukul 20.00 namun dengan persyaratan hanya 25 persen pengunjung, mewajibkan pengunjung menunjukan sertifikat vaksin dan usia di bawah 12 tahun serta di atas 70 tahun dilarang masuk.
Pengunjung wajib menunjukan sertifikat vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk ke Mal Kota Kasablanka Jakarta Selatan yang kembali dibuka, Selasa (10/8/2021). Pemerintah membolehkan mal di empat kota yang masih merapkan PPKM level 4 buka kembali hingga pukul 20.00 namun dengan persyaratan hanya 25 persen pengunjung, mewajibkan pengunjung menunjukan sertifikat vaksin dan usia di bawah 12 tahun serta di atas 70 tahun dilarang masuk. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Dengan begitu, meskipun masyarakat tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, mereka masih bisa mengakses fitur aplikasi tersebut lewat aplikasi lain.

Tujuannya mempermudah masyarakat untuk dapat terintegrasi dengan sistem PeduliLindungi.

Termasuk jika masyarakat tersebut hendak bepergian di berbagai tempat maupun fasilitas umum.

"Jadi di aplikasi tersebut (Gojek, Jaki dll) sudah ada ikon PerduliLindungi yang dapat masuk ke venue-venue yang ada barcode PeduliLindungi," terang Setiaji.

Baca: Aplikasi PeduliLindungi Alami Gangguan dan Tak Bisa Dibuka? Ini Solusinya

Baca: Jadi Syarat Perjalanan Internasional, Ini Cara Menggunakan Aplikasi PeduliLindungi

Lewat fitur PeduliLindungi yang ada di aplikasi seperti Gojek pun, masyarakat juga dapat mengetahui status kesehatannya.

"Dan kemudian (setelah di barcode) akan muncul status warna warna, yakni merah, hijau dan kuning dan hitam, sama seperti yang keluar di aplikasi PeduliLindungi," tambah Setiaji.

Layanan ini sedianya dapat diakses masyarakat pada pekan kedua di bulan Oktober 2021.

"Kita akan mulai minggu depan (atau pekan kedua di bulan Oktober 2021 ini," kata Setiaji.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS, TRIBUNNEWS.COM)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved