Museum Daerah Kabupaten Langkat

Museum Daerah Kabupaten Langkat adalah museum umum yang didirikan tahun 2003 dengan memanfaatkan gedung bekas Kerajaan Sultan Langkat.


zoom-inlihat foto
Museum-Daerah-Kabupaten-Langkat.jpg
instagram @museumdaerah.langkat
Museum Daerah Kabupaten Langkat adalah sebuah museum umum yang mulai berdiri pada tahun 2003 dengan memanfaatkan gedung bekas Kerajaan Sultan Langkat yang dibagun pada tahun 1905.

Museum Daerah Kabupaten Langkat adalah museum umum yang didirikan tahun 2003 dengan memanfaatkan gedung bekas Kerajaan Sultan Langkat.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Museum Daerah Kabupaten Langkat adalah sebuah museum umum yang mulai berdiri pada tahun 2003 dengan memanfaatkan gedung bekas Kerajaan Sultan Langkat yang dibangun pada tahun 1905.

Museum yang juga bisa disebut Gedung Kerapatan Sultan Langkat ini didirikan oleh Sultan Abdul Aziz dan dijadikan sebagai Balai Kerapatan, yakni tempat berkumpul dan bermusyawarah.

Letak gedung yang memiliki luas 1,5 km2 ini berdekatan dengan Masjid Azizi Tanjung Pura.

Koleksi yang disimpan di museum ini berupa benda-benda khazanah peninggalan Tengku Amir Hamzah dan Kesultanan Langkat, serta benda-benda budaya dari beberapa etnis yang ada di Kabupaten Langkat.

Museum Daerah Kabupaten Langkat berada di bawah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Langkat dan dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Langkat. (1)

Baca: Museum Indonesia TMII

Baca: Museum Rumah Sejarah Kalijati

  • Sejarah


Sebelum digunakan sebagai museum, Museum Daerah Kabupaten Langkat lebih dulu difungsikan sebagai gedung kerapatan Sultan Langkat II yang didirikan oleh Sultan Abdul Azis pada tahun 1905.

Gedung Kerapatan Sultan Langkat sebelumnya digunakan sebagai balai untuk menyelenggarakan perkumpulan dan musyawarah.

Pada tahun 1943, Jepang mengebom dan menghancurkan gedung ini sehingga gedung ini menjadi terbengkalai hingga tahun 1970.

Pada tahun 1972, terjadi bencana banjir yang menenggelamkan Kecamatan Tanjung Pura dan menyebabkan gedung ini mengalami perbaikan.

Selain itu, gedung ini juga pernah difungsikan sebagai kantor Pusat Kesehatan Masyarakat untuk sementara.

Kemudian pada tahun 1975, gedung ini beralih kegunaannya sebagai Kantor Camat Tanjung Pura, disusul dengan pengalihan fungsi kembali pada tahun 1977.

Lalu gedung ini dimanfaatkan sebagai sanggar seni hingga tahun 1999.

Akhirnya pada tahun 2000, pemerintah Kabupaten Langkat menetapkan gedung ini sebagai museum daerah yang diberi nama Museum Daerah Kabupaten Langkat.

Museum ini juga dikenal oleh masyarakat setempat dengan nama Museum Amir Hamzah. (2)

  • Koleksi


Tujuan didirikannya Museum Daerah Kabupaten Langkat adalah mengumpulkan berbagai peninggalan sejarah dan kebudayaan suku Melayu, suku Karo, dan suku Jawa yang ada di Kabupaten Langkat.

Beberapa koleksi yang tersimpan di museum ini ialah barang-barang pribadi milik Amir Hamzah dan Tuan Guru Babussalam.

Museum ini juga mengoleksi peralatan rumah tangga, alat musik, busana, serta alat permainan tradisonal.

Tak hanya itu, di museum ini juga terdapat miniatur rumah daerah Jawa, miniatur rumah adat Karo, miniatur Mesjid Azizi, miniatur rumah Amir Hamzah, hingga miniatur singgasana Sultan Langkat.

Pada pajangan dinding terdapat foto-foto mantan pemimpin-pemimpin Kabupaten Langkat, yakni para bupati dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Langkat

Terdapat tujuh ruang koleksi yang dipamerkan di sini, yaitu ruang Amir Hamzah, ruang budaya Melayu, ruang budaya Jawa, ruang budaya Karo, ruang masa perjuangan, ruang masa revolusi, dan ruang sejarah Islam. (2)

Baca: Museum Nasional Indonesia

Baca: Museum Badau

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Museum Daerah Kabupaten Langkat
Didirkan 1905
Pemilik Pemerintah Kabupaten Langkat
Pengelola Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Langkat
Alamat Pekan Tanjung Pura, Tanjung Pura, Kabupaten Langkat Sumatera Utara


Sumber :


1. www.iheritage.id
2. id.wikipedia.org








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • IPW Soal Viral Tagar #PercumaLaporPolisi

    Indonesia Police Watch (IPW) mendorong Kapolri Jenderal Listyo
Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved