Satu di antaranya adalah bertulisan Angling Dharma di bagian atasnya.
Baca: Enggan Disamakan Kerajaan Fiktif Lainnya, Raja Kutai Mulawarman Tunjukan SK dari Kemenkumham
Awal berdiri
Ki Jamal Badranaya mengatakan Kerajaan Angling Dharma telah berdiri sejak tahun 2002.
Sultan Jamaludin Firdaus mendiami rumah bertulisan Angling Dharma.
Meski demikian mereka tak mau disebut kerajaan dan dipanggil raja.
KI Jamil menjelaskan, Jamaludin membangun rumah tersebut pada tahun 2002.
Rumah tersebut dibangun dengan gaya berbeda dengan tumah-rumah warga lain di sekitarnya lantaran Jamaludin memiliki gaya yang nyentrik.
Kata dia, rumah Angling Dharma bukan kerajaan, hanya tempat tinggal saja pemimpin dan santrinya.
“Itu pernak-pernik saja, kata beliau itu ada filosofinya, jadi bukan dikaitkan dengan kerajaan atau sebagainya.
Memang beliau selalu nyentrik, seperti berpakaian, saya juga kadang tidak memahami kenyentrikan beliau," kata dia.
(Tribunnewswiki.com/Saradita, Kompas.com/Acep)