Yosef dan Istri Muda Jalani Tes Kebohongan Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Polisi masih terus melakukan penyidikan guna mengungkap dalang pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat


zoom-inlihat foto
1-Pembunuhan-di-Subang.jpg
Dwiki Maulana Vellayati/Tribun Jabar
Tim dari Bareskrim Polres saat di TKP kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Kamis (16/9/2021) Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Foto-foto Bareskrim Polri dan Puslabfor ke TKP Kasus Amalia Subang, Yosef Jawab Soal Tahta Asmara


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus pembunuhan yang menewaskan seorang ibu bernama Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Rahayu (23) masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

Pembunuhan ibu dan anak itu terjadi di Subang, Jawa Barat.

Guna mengungkap dalam di balik pembunuhan tersebut, polisi memanggil suami Tuti, Yosef.

Pihak kepolisian juga memeriksa istri muda Yosef, Mimin.

Rencananya, Yosef dan Mimin akan menjalani tes kebohongan.

Meski keduanya menjalani tes yang sama, tempat pemeriksaan akan dipisah.

Anjing pelacak dikerahkan mencari jejak yang dicurigai dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang
Anjing pelacak dikerahkan mencari jejak yang dicurigai dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang (Youtube Fredy/Via TribunnewsBogor.com)

Baca: Genap Satu Bulan, Dalang Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Tak Kunjung Terungkap

Baca: Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul

Yosef dan Mimin menjalani serangkaian tes kebohongan pada Senin (21/9/2021) kemarin.

Pemeriksaan keduanya menggunakan alat tes kebohongan bertujuan untuk menemukan titik terang kasus pembunuhan tragis itu.

"Iya diperiksa oleh Bareskrim pakai alat tes kebohongan. Secara eksplisit ditanya apakah Pak Yosef melakukan atau menyuruh melakukan perampasan nyawa. Itu pertanyaan mendasarnya," jelas kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat, dikutip dari Tribunnews.com, Senin (20/9/2021).

Rohman mengungkapkan, kliennya menjawab semua pertanyaan penyidik Bareskrim Polri saat pemeriksaan tes kebohongan.

"Keterangan mereka ke sana, baik Pak Yosef dan Bu Mimin, mereka itu tidak pernah melakukan atau menyuruh melakukan perampasan nyawa. Jadi, kaitan hasilnya silakan tanya ke penyidik. Untuk hasil tes saya belum tahu," tambahnya.

Pemeriksaan itu dilakukan tidak di kantor polisi.

Baca: LPSK Sebuat Adanya Kejanggalan Dalam Kasus Penganiayaan Napoleon Bonaparte Terhadap Muhammad Kace

Baca: Polisi Sebut Irjen Napoleon Dibantu eks Petinggi FPI saat Aniaya Muhammad Kece, Berinisial M

"Bahwa hari Kamis dan Jumat pak Yosef diperiksa, tempatnya tidak di kantor polisi, di luar, karena memang orang Bareskrim langsung yang memeriksanya, diperiksa gunakan alat tes kebohongan," bebernya.

Pemeriksaan tes kebohongan yang dijalani Yosef itu memakan waktu cukup lama.

"Pak Yosef melaluinya hari Kamis, dari Magrib sampai jam 21.00 kemudian dilanjutkan Jumat setelah jumatan," kata Rohman.

Di sisi lain, Rohman menjelaskan istri muda Yosef yang bernama Mimin juga diperiksa menggunakan alat tes kebohongan.

"Kemudian Bu mimin, di tes kebohongan juga, di tes nya hari Sabtu dari Jam 10-12an itu sudah selesai," jelasnya.

Yosef mengaku kepada Rohman bahwa ia mendapat sejumlah pertanyaan terkait kasus meninggalnya Tuti dan Amalia.

Kendati begitu, Rohman mengaku tidak tahu alasan dibalik penggunaan alat tes kebohongan tersebut.

"Alasannya saya tidak tahu, tapi yang pasti memakai alatlah karena saya juga tidak masuk, menurut keterangan Pak Yosef pada saat itu dia dites kebohongan pakai alat yang di tempel di dada dan tangan, itu update terkhir," pungkas Rohman.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal COVID-19 di sini

 











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved