TRIBUNNEWSWIKI.COM – Study In Europe, pameran pendidikan tinggi Eropa terkemuka di Singapura yang diselenggarakan oleh European Union (EU) Delegation to Singapore, menghadirkan edisi ke-15 pada Sabtu, 25 Sempetmber 2021.
Sejumlah rekor 21 negara Eropa dan lebih dari 250 universitas berpartisipasi dalam Pameran Digital Study In Europe kedua di Singapura.
Bersama-sama, mereka mempresentasikan berbagai program studi dan peluang yang tersedia di seluruh Eropa dalam satu platform digital.
Duta Besar Uni Eropa untuk Singapura, Iwona Piórko mengatakan bahwa Studi In Europe Fair edisi ke-15 berlangsung selama waktu yang luar biasa dalam sejarah karena pandemi COVID-19 terus berdampak pada semua orang secara global.
“Mengingat situasi ini, kami di UE di Singapura telah memposisikan ulang inisiatif diplomasi publik utama kami.
Menghadirkan ‘Study In Europe’ sebagai pameran digital sepenuhnya menggarisbawahi komitmen berkelanjutan UE terhadap pendidikan tinggi di masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini,” kata Iwona Piórko dalam rilis yang diterima oleh Tribunnewswiki.com, Selasa (21/9/2021).
Iwona Piórko memastikan bahwa proyek ini akan terus berlanjut meski dalam situasi pandemi.
Ini menandakan komitmen European Union (EU) terhadap hubungan dengan Singapura.
“Memastikan bahwa proyek yang sangat ditunggu-tunggu tentang peluang pendidikan bagi siswa Singapura di Eropa ini terus berlanjut terlepas dari situasi yang menantang saat ini menandakan komitmen kami terhadap hubungan kami dengan Singapura.
Pameran ini adalah kunci dalam memperdalam dan memperkuat hubungan bilateral kita yang sangat baik melalui pendidikan,” sambungnya.
Baca: Ini Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2021, Akses di puslapdik.kemendikbud.go.id
Peningkatan Partisipasi dari Negara dan Universitas
Sebanyak 21 negara Eropa yang diwakili dalam pameran tersebut adalah: Austria, Belgia, Republik Ceko, Estonia, Finlandia, Prancis, dan Jerman.
Kemudian ada pula negara Hongaria, Irlandia, Italia, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Slovakia, Spanyol, Swedia serta Swiss.
Mereka menyatukan lebih dari 250 universitas dalam satu platform digital.
Pameran ini menghubungkan mahasiswa sarjana dan pasca sarjana di Singapura dengan universitas-universitas dari negara-negara ini, memberikan siswa akses ke informasi tentang lembaga pendidikan, proses aplikasi, kehidupan siswa, rincian berbagai beasiswa bebas ikatan dan menyoroti banyak universitas di mana kursus dilakukan dalam bahasa Inggris.
Webinar
Platform pameran digital menawarkan siswa yang berbasis di Singapura dan di luar Singapura kesempatan untuk berpartisipasi dalam hampir 30 sesi webinar.
Siswa akan berbicara dengan konselor pendidikan dari negara-negara Eropa yang berpartisipasi serta perwakilan universitas untuk mempelajari lebih lanjut tentang pilihan studi yang tersedia bagi mereka di Eropa.
Sesi Webinar akan mencakup topik-topik seperti tinggal di Eropa dan beradaptasi dengan budaya Eropa, proses aplikasi universitas, gambaran umum program universitas tertentu untuk memperoleh keterampilan global melalui perjalanan dan belajar di luar negeri.
ERASMUS+ dan program UE lainnya
Study In Europe juga menyoroti dan membantu mempromosikan program pendidikan UE seperti Erasmus+, SHARE, dan EURAXESS.
2021 menandai tahun ke-34 program pertukaran pelajar Uni Eropa Erasmus+, yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar atau magang di negara Eropa.
Ini menawarkan siswa kesempatan untuk memperluas wawasan mereka saat mereka menjelajahi budaya Eropa dan mendapatkan wawasan tentang Eropa.
Pendanaan Erasmus+ mencakup dukungan untuk pendidikan dan pelatihan staf, pekerja muda, dan kemitraan antara universitas, perguruan tinggi, sekolah, perusahaan, dan organisasi nirlaba.
Baca: Viral karena Meme Nggak Bisa Bahasa Inggris, Siswa Ini Dicari dan Akan Diberi Beasiswa
Webinar The Erasmus+ Diaries | The European Journey yang diadakan sebagai percakapan antara Adrian Veale, Petugas Kebijakan di Komisi Eropa dan Mertice Ho, seorang peserta pelatihan dengan Delegasi UE di Singapura akan memberikan wawasan mendalam kepada para siswa tentang program tersebut.
Di Study In Europe, siswa juga dapat mempelajari lebih lanjut tentang SHARE, proyek ASEAN-EU Mendukung Pendidikan Tinggi di Kawasan ASEAN.
Didanai oleh Uni Eropa, SHARE mendorong mobilitas mahasiswa di kawasan ASEAN.
Dengan dana sebesar EUR 10 juta, SHARE telah menyediakan 400 beasiswa bagi mahasiswa ASEAN untuk belajar di negara ASEAN lainnya, meniru skema beasiswa Erasmus+ intra-UE.
Pada pameran tersebut, SHARE akan mempresentasikan Webinar bertajuk SHARE Programme: Intra-ASEAN Student Exchange Scholarships.
Untuk pertama kalinya, Study In Europe akan menyertakan partisipasi EURAXESS, sebuah platform bagi para peneliti, pengusaha, universitas, dan bisnis untuk berinteraksi satu sama lain.
Webinar berjudul EURAXESS – Gerbang Anda ke Area Penelitian Eropa.
Bagaimana melakukan PhD yang didanai di Eropa: Meja bundar dengan kandidat doktor Singapura akan dipresentasikan di pameran.
EURAXESS menghubungkan peneliti di ASEAN dengan Eropa melalui portal penelitian yang menyediakan berbagai informasi dan layanan dukungan kepada peneliti yang ingin belajar atau bekerja di Eropa atau tetap terhubung dengannya.
Pameran pendidikan tinggi berlangsung pada Sabtu 25 September 2021 mulai pukul 10 pagi hingga 6 sore waktu setempat.
Anda bisa mendaftar langsung melalui situs www.studyineurope.com.sg
Pendaftaran: GRATIS. Anda dapat bergabung dengan sesi mana pun secara langsung pada 25 September atau daftarkan mereka di: https://studyineurope.com.sg/webinar.
(Tribunnewswiki.com/*)