Mahfud MD: Pimpinan MIT Ali Kalora dan Anak Buahnya Ditembak Mati oleh Densus 88

Mahfud MD turut buka suara terkait tewasnya pemimpin kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora, Sabtu (18/9/2021).


zoom-inlihat foto
menkopolhukam-mahfud-md-2.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (19/11/2019).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut buka suara terkait tewasnya pemimpin kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora, Sabtu (18/9/2021).

Melalui akun Twitter resminya, @mohmahfudmd, ia membenarkan bahwa Ali Kalora tewas ditembak.

Mahfud MD menyebut, Ali Kalora ditembak mati oleh Densus 88 Antiteror setelah buron hampir setahun.

Mahfud juga berujar bahwa Ali Kalora pernah membuat geger karena menyembelih banyak warga dengan sadis di Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora yang pernah menggegerkan karena menyembelih banyak warga dengan sadis di Sulteng, setelah buron hampir setahun, hari ini ditembak mati oleh Densus AT/88," tulis Mahfud, seperti dikutip TribunnewsWiki, Minggu (19/9/2021).

Baca: Mahfud MD

Baca: Inilah Sosok Ali Kalora Pimpinan MIT yang Diduga Pelaku Teror di Sigi, Dikenal Kejam dan Sadis

Foto Anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) pimpinan Ali Kalora
Foto Anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) pimpinan Ali Kalora (Foto Istimewa via Tribun Palu)

Mahfud juga menuturkan bahwa Ali Kalora ditembak bersama seorang anak buahnya bernama Ikrimah.

Merespons adanya penembakan tersebut, mantan menteri pertahanan tersebut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.

"Ia ditembak bersama seorang anak buahnya yang bernama Ikrimah. Masyarakat harap tenang," tulis Mahfud.

Sebelumnya diberitakan, pemimpin kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Ahmad alias Ali Kalora tewas tertembak pada Sabtu (19/9/2021).

Gembong teroris Poso tersebut dikabarkan tewas setelah kontak senjata dengan Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya di Pegunungan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Mengutip TribunPalu.com, kabar tewasnya Ali Kalora diketahui dari beredarnya foto sesosok mayat pria berambut panjang tergeletak di jalan dengan tas ransel di punggungnya.

Dari informasi yang diperoleh, mayat tersebut adalah Ali Kalora, seorang panglima Teroris Poso di Pegunungan Poso, Sulawesi Tengah.

Dalam foto tersebut, tampak satu pucuk senjata api laras panjang di samping mayat Ali Kalora.

Ali Kalora tewas bersama satu teroris lainnya yang bernama Jaka Rhamdan alias Ikrima alias Rama.

Satgas Madago Raya terus menyisir pegunungan tersebut, dipimpin Danrem 132/Tadulako Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf bersama Kapolda Sulteng Irjen Rudi Sufahriadi.

Tersisa empat orang kelompok Teroris Poso yang masih dalam pengejaran petugas.

Mereka berempat adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Muklas, Suhardin alias hasan Pranata, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang.

Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT. ( Kolase Kompas TV dan Wikipedia).
Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT. ( Kolase Kompas TV dan Wikipedia). (Kolase Kompas TV dan Wikipedia)

Baca: Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Sigi: Diduga dilakukan oleh MIT Pimpinan Ali Kalora

Baca: Pemimpin Kelompok Teroris Mujahidin Indonesia Timur, Ali Kalora, Tewas Tertembak

Profil Ali Kalora

Ali Ahmad atau yang lebih dikenal Ali Kalora didaulat anggotanya memimpin pasukan sepeninggal Santoso.

Ali Kalora menjadi pemimpin kelompok MIT sejak tahun 2016.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved