TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kapal Pengayoman IV tenggelam di perairan Cilacap pada Jumat (17/9/2021).
Mengetahui insiden tersebut, Tim gabungan serta Badan SAR Nasional (Basarnas) pun segera melakukan pencarian guna menemukan para awak kapal.
Dalam pencarian itu, tim gabungan berhasil menemukan 7 orang korban jiwa.
Dua di antara 7 orang tersebut dalam keadaan selamat dan sisanya meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap I Nyoman Sidakarya mengatakan korban dalam insiden itu berjumlah 7 orang.
Sehingga, proses pencarian kapal Pengayoman IV pun resmi dihentikan.
Baca: Kalapas Kelas I Tangerang Dinonaktifkan Pascakebakaran yang Tewaskan 49 Napi
Baca: Polisi Periksa Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono Terkait Kasus Kebakaran
"Dengan ditemukannya seluruh korban dan telah disepakati bersama semua pihak, secara resmi untuk operasi SAR dinyatakan ditutup," papar Nyoman dikutip dari Kompas.com.
Lebih lanjut, Nyoman memaparkan proses pencarian sudah dilakukan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal Pengayoman IV.
"Upaya pencarian dengan penyelaman sudah kami lakukan di sekitaran lokasi terbaliknya kapal untuk memastikan tidak adanya tanda-tanda korban jiwa," sambungnya.
Sedangkan, bangkai kapan Pengayoman berada di sekitar Dermaga Wijayapura Cilacap.
Pergesaran lokasi tenggelamnya kapal tersebut dipengaruhi oleh arus yang sangat deras dan angin kencang.
"Posisi sekarang kapal berada di depan Dermaga Wijayapura dan sekarang masih dalam kondisi terbalik," terangnya.
Baca: Fakta Pesawat Rimbun Air yang Hilang Kontak: Jatuh di Papua, Tiga Kru Meninggal Dunia
Baca: Pesawat Rimbun Air PK OTW Tujuan ke Intan Jaya Dikabarkan Hilang Kontak Setelah 1 Jam Keberangkatan
Sebelumnya, kapal Pengayoman IV tenggelam di perairan utara Pulau Nusakambangan atau segara Anakan.
Insiden tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi.
"Kami fokus mengevakuasi para korban dan barang-barang yang ada di dalam kapal Pengayoman," jelas Mawardi.
Demi kelancaran proses evakuasi itu, seluruh lalu lintas di Laut Nusakambangan pun ditutup sementara.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)
Baca lengkap soal COVID-19 di sini