Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Muhammad Choirun Nasirin adalah pemain sepak bola yang berasal dari Jawa Timur.
Muhammad Choirun Nasirin terakhir bermain untuk klub Liga 2, PS Hizbul Wathan.
Muhammad Choirun Nasirin merupakan pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang.
Ia lahir pada 12 Agustus 1989 di Sidoarjo, Jawa Timur.
Penjaga gawang yang memiliki tinggi 175 cm ini pada tahun 2020 terjerat kasus narkoba. (1) (3)
Baca: Eli Nasoka
Karier #
Pada musim 2016, Muhammad Choirun Nasirin membela tim Perseru Serui yang berkompetisi di ISC A.
Ia kemudian pindah memperkuat tim Gresik United pada musim 2017, saat Gresik United bermain buruk pada musim tersebut.
Selama tampil membela dalam 7 pertandingan di Liga 1, Muhammad Choirun Nasirin harus menerima kenyataan gawangnya kebobolan sebanyak 33 kali.
Bahkan saat menghadapi Sriwijaya FC, gawang Gresik United harus dibobol sebanyak 10 kali.
Muhammad Choirun Nasirin memperkuat Gresik United hingga musim 2019 meski terdegradasi ke Liga 2.
Ia kemudian pindah memperkuat PSMS Medan pada Juni 2019 dan tampil dalam 8 pertandingan di Liga 2 bersama tim yang berjuluk Ayam Kinantan.
Pada pertandingan melawan Sriwijaya FC yang digelar di Stadion Telandan Medan, Kamis (1/8/2019), Choirun Nasirin melayangkan tendangan kungfu pada pemain Sriwijaya FC, Ahmad Ihwan dalam sebuah duel perebutan bola.
Berkat tendangan kungfu tersebut, Choirun Nasirin mendapat sanksi larangan bermain 1 pertandingan oleh Komdis PSSI.
Setelah memperkuat PSMS Medan selama satu musim, penjaga gawang kelahiran Sidoarjo ini bergabung dengan klub PS Hizbul Wathan pada musim 2020. (1) (2)
Baca: Afif Allaam Sena
Terjerat Kasus Narkoba #
Dunia sepak bola kembali tercoreng karena kasus narkoba.
Ia adalah Muhammad Choirun Nasirin, penjaga gawang PS Hizbul Wathan yang ditangkap oleh pihak kepolisian karena terlibat kasus peredaran narkoba.
Tidak hanya sebagai pemakai, ia juga merupakan seorang pengedar narkoba, dan statusnya kini sebagai tersangka.
Ironisnya, jarigan narkoba sang pemain juga melibatkan pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Choirun Nasirin dibekuk oleh pihak kepolisian bersama rekannya, Eko Susan Indarto yang tercatat sebagai mantan pemain Persela Lamongan.
Keduanya ditangkap saat melakukan transaksi dua produsen sabu bernama Novin Adrian (36) warga Dusun Gowok, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah dan Dedik A Manik (42) warga Mengkudu Blok M, Jakarta Utara.
Belakangan diketahui, Dedik A Manik adalah mantan wasit liga Indonesia dan menjabat sebagai Askot PSSI Jakarta Utara aktif.
Dari penangkapan tersebut, pihak berwajib menemukan barang bukti berupa 7 paket narkotika jenis sabu (methapetamine) dengan berat total 5,3 Kg.
Usai ditetapkan sebagai tersangka, manajemen PS Hizbul Wathan langsung memecat Choirun Nasirin dan sudah tidak menjadi bagian dari skuad Laskar Matahari. (3)
Baca: Resa Aditya Nugraha
Klub #
2016-2017 Perseru Serui
2017-2019 Gresik United
2019 PSMS Medan
2020 PS Hizbul Wathan (1)
Baca: PS Hizbul Wathan
Statistik #
Perseru Serui: 1 penampilan | 1 kebobolan | 0 clean sheet
Gresik United: 7 penampilan | 33 kebobolan | 0 clean sheet
PSMS Medan: 8 penampilan | 6 kebobolan | 3 clean sheet (1)
(Tribunnewswiki.com/Khairul)
| Info Pribadi |
|---|
| Nama | Choirun Nasirin |
|---|
| Tanggal Lahir | 12 Agustus 1989 |
|---|
| Tempat Lahir | Sidoarjo, Jawa Timur |
|---|
| Posisi | Penjaga gawang |
|---|
| Tinggi | 175 cm |
|---|
Sumber :
1. www.transfermarkt.co.id
2. www.bolasport.com
3. jateng.tribunnews.com