Kimia Farma Resmi Pecat Pegawai Berinisial S yang Terlibat Kasus Terorisme

Kimia Farma memecat pegawainya berinisial S yang diduga tergabung dalam komplotan teroris


zoom-inlihat foto
ilustrasi-terorisme.jpg
Shutterstock
Kimia Farma Resmi Pecat Pegawai Berinisial S yang Terlibat Kasus Terorisme


TRIBUNNEWSWIKI.COM - PT Kimia Farma (Persero) Tbk mengambil langkah tegas kepada pegawainya berinisial S yang diduga menjadi anggota teroris.

Kimia Farma resmi memecat pegawainya tersebut atas dugaan terlibat dalam komplotan teroris.

Terkait pemecatan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Umum & Human Capital Kimia Farma Dharma Syahputra.

Pihaknya menjelaskan tidak dapat memberikan kesempatan bagi karyawannya yanh terlibat dalam kasus terorisme.

"Maka terkait dengan kasus oknum karyawan yang ditangkap Densus 88 (karena terduga teroris), kami sudah melakukan tidakan tegas dengan melakukan pemecatan terhadap oknum karyawan tersebut," terang Dharma, dilansir oleh Kompas.com, Selasa (14/9/2021).

Gedung Kimia Farma
Gedung Kimia Farma (Kimia Farma)

Baca: Kimia Farma

Baca: Terungkap Peran S Pegawai Kimia Farma yang Ditangkap Densus 88 dalam Organisasi Jamaah Islamiah

Dharma mengungkapkan pula bahwa dalam setiap proses rekrutmen dan pengembangan karyawan sudah melakukan screening dan memberikan edukasi terkait dengan wawasan kebangsaan dan anti radikalisme.

Hal tersebut menjadi wujud nyata dan upaya agar menghindari paham radikal bagi seluruh karyawan perusahaan tersebut.

"Kami akan terus melakukan hal tersebut untuk memastikan hal ini tidak berkembang," imbuhnya.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil meringkus seorang pria di Bekasi yang diduga terlibat kasus terorisme, Jumat (10/9/2021).

Pria berinisial S tersebut merupakan karyawan Kimia Farma yang tergabung dalam jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

Pengangkapan tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, Verdi Budidarmo, Minggu (12/9/2021).

"Dari hasil penelurusan, salah satu terduga berinisial S merupakan karyawan Kimia Farma," ungkap Verdi seperti dikutip dari wartakotalive.com.

Kimia Farma
Kimia Farma (Tribunnewswiki.com)

Baca: KPK Bantah Tawari Pegawai TMS yang Gagal Asesmen TWK untuk Kerja di BUMN

Baca: Polisi Periksa Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono Terkait Kasus Kebakaran

Buntut dari penangkapan itu, pihak Kimia Farma memberikan skorsing kepasa S selama menjalani proses pemeriksaan.

"Karyawan yang ditangkap tersebut, saat ini perusahaan sudah memberlakukan skorsing dan pembebasan tugas sementara waktu selama menjalani pemeriksaan oleh pihak yang berwajib terhitung sejak 10 September," terangnya.

Pihak Kimia Farma pun akan mengambil langkah tegas berupa pemutusan hubungan kerja (PHK) jika S terbukti terlibat dalam kasus terorisme.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUAN)

Baca lengkap soal Kimia Farma di sini

 











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved