Lebih lanjut, Koordinator Penyuluh perikanan Kabupaten Klaten, Wisnu Wardana menyebut, kematian ratusan ikan di kali Dengkeng itu, bukan disebabkan adanya penangkapan ikan dengan racun.
Menurutnya, kematian ratusan ikan tersebut diduga karena terjadi Blooming Plankton atau ledakan populasi fitoplankton.
"Saya curigai dengan musim kemaru dan volume air cenderung diam, penyebab ikan mati disini karena faktor Blooming Plankton," papar Wisnu.
Wisnu menambahkan, adanya Blooming Plankton, Fitoplankton akan membutuhkan oksigen yang besar.
Hal tersebut membuat ikan-ikan di sungai kekurangan oksigen hingga mati.
"Puncaknya terjadi pada dini hari, biasanya terjadi penurunan oksigen yang sangat tajam, sehingga ikan-ikan pada mati ," pungkas Wisnu.
Baca: Fenomena Tanah Bergerak Resahkan Warga Sukabumi, Ahli Mulai Lakukan Kajian Awal
Baca: Fenomena Langka Hujan Salju Turun Lagi di Gurun Sahara Setelah 2 Tahun
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)
Lihat selengkapnya terkait berita fenomena langka di sini