Tangis Pilu Bonita Putri Koes Hendratmo Pecah Ingat Sang Ayah Meninggal Sendirian di Kamarnya

Kepergian sang ayah Koes Hendratmo membuat Bonita menangis pilu, mengingat ayahnya meninggal sendirian di kamarnya. Sebut ingin temani tak kesampaian.


zoom-inlihat foto
bonita-anak-Koes.jpg
Tribunnews/Herudin
Bonita memegang foto ayahnya saat pemakaman Koes Hendratmo di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa (7/9/2021). Koes Hendratmo meninggal dunia di usia 79 tahun di kediamannya di kawasan Joglo, Jakarta Barat, akibat penyakit jantung. Sebelum dinyatakan meninggal dunia, almarhum sempat dibawa ke rumah sakit terdekat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Putri Koes Hendratmo, Bonita tak bisa menahan kesedihannya saat menemukan fakta bahwa sang ayah meninggal saat sendirian di rumahnya.

Kesedihan yang dirasakan penyanyi Bonita, terluap dalam tangisannya saat menyaksikan pemakaman sang ayah, Koes Hendratmo di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (7/9/2021) petang.

"Saya sedih. Ayah ketika beliau berpulang tidak ada yang menemani dia. Mungkin itu yang paling bikin saya sedih dan menyesal," ungkapnya mengutip TribunSeleb.com.

Bonita pun meminta masyarakat Indonesia untuk mendoakan mendiang ayahnya, Koes Hendratmo agar tenang dan mendapat tempat terbaik disisi Allah SWT.

"Mohon bukakan pintu maaf jika beliau ada sesuatu yang tidak berkenan di hati," ujar Bonita

Diketahui, jenazah Koes Hendratmo telah dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Selasa (7/9/2021).

Keinginan Bonita Merawat Koes Hedratmo Tak Kesampaian Usai Sembuh dari Covid-19

Bonita mengaku, sebelum Koes Hendratmo meninggal, dirinya ingin sekali mengurus sang ayah yang baru saja sembuh dari Covid-19.

"Baru kemarin saya merencanakan dengan ayah akan datang ke rumah beliau setiap bulan, sebulan sekali untuk menjaga. Karena saya di Salatiga dan ayah di Jakarta," kata Bonita usai pemakaman Koes Hendratmo.

Koes Hendratmo dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat
Koes Hendratmo dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat (WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO)

Namun, niat Bonita itu ditolak oleh Koes. Ayahnya mengaku tidak mau disambangi dan diurus, karena takut menularkan virus Covid-19.

"Karena dia merasa itu tidak perlu dan merasa sudah sehat, " kenang Bonita.

Bonita pun berusaha merayu ayahnya agar mau ditemani.

"Setelah saya merayu beliau berkali-kali untuk dia mau menerima saya di rumahnya," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bonita turut mengenang percakapan dirinya dengan sang ayah.

Usai memaksa ayahnya, Bonita meminta Koes Hendratmo untuk melakukan tes Covid-19, guna memastikan virus tersebut masih ada di tubuhnya.

"Saya memaksa dan akhirnya dia mau. Saya bilang yaudah ayah coba di tes lagi covidnya apakah sudah 100 persen habis atau belum," ucapnya.

"Supaya saya bisa menginap di rumah ayah. Lalu beliau bilang, 'baik besok yaitu adalah hari ini saya akan cek ke RS' gitu," sambungnya.

Namun, Bonita mengaku, takdir berkata lain. Ia menjenguh ayahnya, dan Koes Hendratmo diketahui sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Bahkan, Bonita melihat ayahnya, Koes Hendratmo sudah dibungkus kain kafan dan siap dimakamkan.

Diketahui, musisi senior Koes Hendratmo ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved