Radio Republik Indonesia (RRI)

Radio Republik Indonesia atau disingkat RRI adalah tempat yang dijadikan target Partai Komunis Indonesia dalam menyiarkan agenda politik saat kudeta pemerintahan Indonesia pada tahun 1965.


zoom-inlihat foto
stasiun-rri-pada-masanya.jpg
Ist/blog Indonesia Zaman Dulu/Lex de Herder / Fotoleren
Stasiun RRI pada masanya

Radio Republik Indonesia atau disingkat RRI adalah tempat yang dijadikan target Partai Komunis Indonesia dalam menyiarkan agenda politik saat kudeta pemerintahan Indonesia pada tahun 1965.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Radio Republik Indonesia atau disingkat RRI adalah tempat yang dijadikan target Partai Komunis Indonesia dalam menyiarkan agenda politik saat kudeta pemerintahan Indonesia pada tahun 1965.

RRI merupakan radio tertua yang masih bertahan di Indonesia dan menjadi alat permersatu bangsa.

Awal dari dikenal sejak 11 September 1945 atau 24 hari setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan. (1) 

Baca: Jembatan Bacem Solo

Bekas Gedung Hoso Kanri Kyoku yang seklanjutnya menjadi Gedung Radio Republik Indonesia. (Arsip KOMPAS/IPPHOS)
Bekas Gedung Hoso Kanri Kyoku yang seklanjutnya menjadi Gedung Radio Republik Indonesia. (Arsip KOMPAS/IPPHOS) (Arsip KOMPAS/IPPHOS)

  • Peristiwa G30S/PKI #


Pada 30 September 1965, terjadinya peristiwa yang dikenal dengan nama G30S/PKI.

Gerakan tersebut mwrupakan bagian sejarah kelam bangsa Indonesia.

Dalam peristiwa tersebut, 6 jenderal serta satu perwira TNI Angkatan Darat menjadi korban. Adapun nama-nama korban adalah sebagai berikut:

1. Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani

2. Mayor Jenderal Raden Soeprapto

3. Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono

4. Mayor Jenderal Siswondo Parman

5. Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan

6. Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo

7. Lettu Pierre Andreas Tendean.

Ketujuh korban itu kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Revolusi. Bahkan mereka dibunuh dan dimasukkan dalam sumur Lubang Buaya di Jakarta Timur.

PKI menuding para perwira tersebut akan melakukan makar terhadap Presiden Soekarno melalui Dewan Jenderal.

Para pahlawan revolusi itu dimakamkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Angkatan Bersenjata Republik Indonesia yang ke-20, yaitu 5 Oktober 1965 di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta. (2) 

Baca: Museum Panglima Besar Jenderal Sudirman

  • Perebutan RRI #


Pada peristiwa G30S/PKI, kantr berita Radio Indonesia sempat dikuasai PKI.

Pada saat itu hanya ada siaran Gerakan 30 September melalui studio RRI.

Mereka menggunakan baret dan sapu tangan hijau di sekeliling leher dan melakukan siaran gelap serta menyatakan membentuk Dewan Revolusi Indonesia.

Kabinet Dwikora yang dibentuk Bung Karno dinyatakan demisioner oleh merek.

Selain itu, semua pangkat ketentaraan di atas Ltkol dinyakatakan tidak ada lagi.

Bahkan mereka berdalih hendak menyelamatkan Republik Indonesia, yang disebut dengan Dewan Jenderal.

Menurut mereka Dewan Jenderal merupakan gerakan subversif dan disponsori oleh CIA dan bermaksud menggulingkan pemerintahan Soekarno.

Beberapa media massa yang mendukung Gerakan 30 September antara lain Harian Rakjat, Kebudajaan Baru, Gelora Indonesia, dan Warta Bhakti.

Namun RRI yang dikuasai oleh mereka hanya bertahan kurang dari sehari, karena sekitar jam 7 sore pasukan RPKAD mengambil alih RRI. Beberapa tertangkap namun ada juga yang kabur.

Lalu pukul 21.00 tanggal 1 Oktober RRI Jakarta sudah mulai mengumandangkan lagi suara resmi pemerintahan RI.
Sepenuhnya ibukota di tangan ABRI dan orang-orang dalam kelompok G30S/PKI menjadi buronan. (2)

Baca: Lubang Buaya

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



Alamat
Lokasi Jl. Merdeka Barat Jakarta
Pendiri Abdulrachman Saleh, Joesoef Ronodipoero
   




KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved