Peristiwa Madiun 1948

Peristiwa Madiun 1948 merupakan pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).


zoom-inlihat foto
Peristiwa-PKI-Madiun-1948-1.jpg
Kompas
Amir Syarifuddin digiring oleh aparat TNI setelah tertangkap.

Peristiwa Madiun 1948 merupakan pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Peristiwa Madiun 1948 merupakan pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk menggulingkan pemerintahan Republik Indonesia.

Peristiwa itu terjadi di Madiun, Jawa Timur, pada pertengahan tahun 1948. (1)

Peristiwa PKI Madiun 1948
Peristiwa PKI Madiun 1948 (wikipedia)

Baca: Musso

  • Latar Belakang


Latar belakang terjadinya peristiwa Madiun 1948 adalah jatuhnya kabinet Amir Syarifuddin karena tidak lagi mendapat dukungan setelah kesepakatan Perjanjian Renville.

Pihak Amir menganggap bahwa dalam perjanjian tersebut Belanda adalah pihak yang diuntungkan, sedangkan Indonesia pihak yang dirugikan.

Setelah mundurnya Amir dari kebinet, Presiden Soekarno lalu menunjuk Muhammad Hatta sebagai perdana menteri dan membentuk kabinet baru.

Mendapati kondisi ini, Amir tidak sepakat dan kemudian mendirikan Front Demokrasi Rakyat (FDR).

Musso salah satu tokoh PKI
Musso salah satu tokoh PKI (wikipedia)

Baca: Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)

Dalam menjalankan rencananya Amir tidak sendirian, ia didukung oleh kelompok-kelompok beraliran kiri terutama komunis.

Salah satunya yakni pemimpin PKI, Musso, untuk melakukan pemberontakan di Madiun.

Rencananya tidak hanya Madiun saja, mereka berencana untuk menguasai daerah-daerah strategis seperti Madiun, Solo, dan juga Kediri.

Di Solo mereka merencanakan untuk menculik para tokoh di Solo dan kemudian dibunuh.

Selain itu, mereka juga berencana untuk mengadu domba TNI setempat. (2)

Baca: D N Aidit

  • Jalannya Pemberontakan


Hal pertama yang dilakukannya adalah dengan melakukan propaganda antipemerintahan.

Gerakan selanjutnya adalah aksi mogok kerja oleh kaum buruh.

Setelah itu mulai dilakukan penculikan dan pembunuhan tokoh-tokoh negara.

Adapun tokoh-tokoh yang dibunuh di antaranya ialah Kolonel Sutarto, Gubernur Jawa Timur, RM Ario Soerjo dan dr. Moewardi.

Puncak dari pemberontakan itu terjadi pada 18 September 1948.

Setelah Madiun ditaklukkan, diumumkan berdirinya Republik Soviet Indonesia. (1)

Baca: Kota Madiun

  • Penyelesaian


Untuk mengatasi kondisi Madiun yang kacau, pemerintah Indonesia pada 20 September 1948 mengirim pasukan yang dipimpin oleh Kolonel A.H. Nasution.

Di bawah komando Kolonel A.H. Nasution pasukan berhasil menumpas para pemberontak.

Amir dan Musso melarikan diri. Musso melarikan diri ke Sumoroto, sebelah barat Ponorogo.

Namun, jejak Musso terdeteksi dan dia ditembak mati.

Amir Syarifuddin dan para tokoh sayap kiri lainnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

Amir tertangkap di daerah Grobogan, Jawa Tengah. (2)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Peristiwa Madiun 1948
Tempat Madiun
Tujuan Menggulingkan pemerintahan Republik Indonesia
   


Sumber :


1. sumber.belajar.kemdikbud.go.id
2. www.kompas.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved