Hirup Udara Bebas, Gus Nur Resmi Keluar dari Penjara Setelah Dibui 10 Bulan

Gus Nur telah bebas setelah ditahan 10 bulan dari Rumah Tahanan Bareskrim Polri, akibat kasus ujaran kebencian melalui saluran elektronik.


zoom-inlihat foto
sugi-nur-raharja-atau-gus-nur-2.jpg
TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Sugi Nur Raharja atau Gus Nur bersama kuasa hukumnya usai sidang di Ruang Candra, PN Surabaya, Jawa Timur, Kamis, (23/5/2019).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian, Sugi Nur Raharja alias Gus Nur telah bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Selasa (24/8/2021).

Gus Nur resmi hirup udara bebas setelah mendekam selama 10 bulan di penjara.

Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Sri Odit Megonondo.

"Iya benar (bebas). Dikeluarkan," kata Sri Odit kepada wartawan, Selasa (24/8/2021), seperti dikutip dari Tribunnews.

Baca: Gus Nur

Baca: Perkara Dugaan Penistaan Agama oleh YouTuber Muhammad Kece Naik ke Tahap Penyidikan

AJUKAN BANDING - Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang diketuai oleh Slamet Riyadi menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan terhadap Sugi Nur Raharja alias Gus Nur pada sidang putusan, Kamis (24/10). Gus Nur dianggap terbukti melanggar Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang juncto pasal 45 ayat (3) tentang UU ITE. Menanggapi putusan itu terdakwa mengaku banding sedangkan Jaksa pikir-pikir.
Gus Nur. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Kendati begitu, kata Odit, perkara Gus Nur dalam kasus dugaan ujaran kebencian masih belum mencapai inkrah alias berkekuatan hukum tetap.

Sebab, kasus tersebut masih dalam tahapan proses kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi.

Odit berujar bahwa Gus Nur bebas karena masa penahanannya telah habis.

"Sampai sekarang putusan kasasi belum turun, namun masa penahanan terdakwa sudah habis," ujar Sri Odit Megonondo.

Baca: Ketum Barisan Ksatria Nusantara Sebut Kelakuan YouTuber M Kece Lebih Parah dari Jozeph Paul Zhang

Baca: Viral YouTuber Muhammad Kece Diduga Menistakan Islam, Menag: Menghina Simbol Agama adalah Pidana

Diketahui, dalam perkara ini, Gus Nur tersangkut kasus ujaran kebencian melalui sarana elektronik.

Hal ini bermula saat Gus Nur diwawancara oleh ahli hukum tata negara, Refly Harun.

Wawancara itu disiarkan dalam kanal YouTube MUNJIAT Channel.

Dalam wawancara tersebut, Gus Nur diduga berbicara dengan muatan unsur ujaran kebencian.

Ujaran kebencian tersebut diduga ditujukan kepada sejumlah pimpinan PBNU.

Setelah divonis 1,5 tahun penjara karena kasus ujaran kebencian, Gus Nur ditangkap di rumahnya di Malang, Sabtu (24/10/2020).
Setelah divonis 1,5 tahun penjara karena kasus ujaran kebencian, Gus Nur ditangkap di rumahnya di Malang, Sabtu (24/10/2020). (SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq)

Baca: Refly Harun

Baca: Resmi Dilaporkan ke Polisi, Siapa Sosok Muhammad Kece? YouTuber yang Diduga Menistakan Agama Islam

Beberapa tokoh yang dimaksudkan adalah Said Aqil Siradj, Ma'ruf Amin, dan Abu Janda.

Untuk tindakannya, Gus Nur dinyatakan bersalah karena telah melanggar Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar Gus Nur di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved