TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut ini adalah 5 alasan mengapa kamu jangan sampai melewatkan serial Money Heist di Netflix.
Para penggemar Money Heist tentunya sudah tidak sabar lagi untuk menyaksikan babak akhir dari kisah perampokan terbesar asal Spanyol ini.
Nantinya, Money Heist Part 5 akan terbagi menjadi dua volume yang rilis pada 3 September 2021 dan 3 Desember 2021 mendatang.
Money Heist Part 5 akan berfokus pada kelanjutkan kisah Profesor dan kawan-kawan yang kini sedang berada dalam situasi yang sangat membahayakan.
Apa yang mereka mulai sebagai perampokan, akan segera berubah menjadi peperangan.
Baca: Serial Money Heist Part 5 Volume 1 Hadirkan 3 Karakter Baru, Siapa Saja Mereka?
Baca: Trailer Perdana Money Heist Part 5 Volume 1 Resmi Rilis, Catat Tanggal Tayang Serialnya
Bagi kamu yang belum pernah menonton Money Heist sama sekali, mungkin kamu bertanya-tanya mengapa serial ini begitu digemari oleh banyak orang.
Oleh karena itu, simak lima alasan berikut ini yang membuat Money Heist menjadi serial yang jangan sampai kamu lewatkan.
Simak selengkapnya!
1. Aksi perampokan yang ikonik
Money Heist bercerita tentang perampokan terbesar di Spanyol yang diinisiasi oleh seseorang nama Profesor (Álvaro Morte).
Profesor adalah sosok yang jenius, tenang, dan selalu berpikir sepuluh langkah ke depan.
Sebagai pemimpin yang sangat teliti, Profrsor merencanakan sebuah perampokan dengan detail yang sangat luar biasa.
Dia mampu memanfaatkan waktu, kesempatan, dan lingkungan sekitar sebaik mungkin agar kelompoknya dapat keluar dengan selamat.
Aksi perampokan yang dilakukan pun cukup ikonik, ketika kelomppoknya harus menggunakan jumpsuit merah dan topeng Salvador Dali.
Dengan kerja sama tim yang solid, jangan heran jika kamu akan takjub dengan rencana Profesor dan eksekusinya.
2. Berbagai karakter yang mencuri perhatian
Hal lain yang membuat serial ini begitu ikonik adalah para karakternya.
Kelompok perampok menggunakan nama samaran yang diambil dari nama-nama kota di dunia.
Seperti Tokyo, Rio, Denver, Berlin, dan Nairobi.
Selain itu, setiap anggotanya direkrut Profesor karena alasan yang berbeda-beda.