Perang Paregreg

Perang Paregreg merupakan suatu pertempuran antara istana barat Majapahit yang dipimpin Wikramawardhana, melawan istana timur yang dipimpin Bhre Wirabhumi.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-Perang-Paregreg.jpg
(kompasiana/Kompas.com)
Perang Paregreg merupakan suatu pertempuran antara istana barat Majapahit yang dipimpin Wikramawardhana, melawan istana timur yang dipimpin Bhre Wirabhumi.

Perang Paregreg merupakan suatu pertempuran antara istana barat Majapahit yang dipimpin Wikramawardhana, melawan istana timur yang dipimpin Bhre Wirabhumi.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perang Paregreg (꧋ꦦꦼꦫꦁꦦꦉꦓꦿꦼꦓ꧀꧈) merupakan suatu pertempuran antara istana barat Majapahit yang dipimpin Wikramawardhana, melawan istana timur yang dipimpin Bhre Wirabhumi.

Perang Paregreg adalah perang saudara yang terjadi antara 1404-1406 di Kerajaan Majapahit dan menjadi penyebab utama kemunduran Majapahit.

Konflik ini mengakibatkan terkurasnya keuangan istana Majapahit dan menimbulkan banyak korban jiwa. 

Peristiwa Paregreg ini kemudian dikisahkan secara turun temurun oleh masyarakat Jawa.

Ketika masa perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Jawa, kisah perang Paregreg ini kembali dimunculkan dalam Serat Kanda, Serat Damarwulan, serta Serat Blambangan. (1) (2)

Baca: Perang Diponegoro (1825-1830)

Baca: Perang Asia Pasifik

Diorama bernama Armada Perang Majapahit Abad Ke-14 yang terletak di Diorama Sisi 1 di lantai dasar Tugu Monas, Jakarta, Rabu (29/1/2020).
Diorama bernama Armada Perang Majapahit Abad Ke-14 yang terletak di Diorama Sisi 1 di lantai dasar Tugu Monas, Jakarta, Rabu (29/1/2020). (kompas.com / Nabilla Ramadhian)

  • Latar Belakang #


Menurut Pararaton, dikisahkan bahwa pada tahun 1376, muncul "gunung baru" yang mengisyaratkan telah munculnya keraton baru di Pamotan, yang berada di timur Kerajaan Majapahit.

Dipimpin oleh Bhre Wengker alias Wijayarajasa, yaitu suami Rajadewi, yang diduga ingin menjadi raja Majapahit.

Rajadewi sendiri merupakan bibi dari Raja Hayam Wuruk, yang kemudian mengadopsi Bhre Wirabhumi.

Dalam Kitab Negarakertagama, Bhre Wirabhumi ialah putra dari Hayam Wuruk dengan selirnya yang nantinya dinikahkah dengan Nagarawardhani, cucu Rajadewi.

Usai meninggalnya Wijayarajasa, Bhre Wirabhumi diangkat sebagai raja istana timur, sedangkan di istana barat, takhta Hayam Wuruk diserahkan kepada menantunya, Wikramawardhana.

Ketegangan antara istana timur dan barat dimulai ketika Bhre Wirabhumi mengangkat Nagarawardhani sebagai Bhre (Adipati) Lasem.

Di sisi lain, Wikramawardhana juga mengangkat istrinya, Kusumawardhani, sebagai Bhre Lasem.

Ketika Kusumawardhani dan Nagarawardhani wafat pada 1400, Wikramawardhana segera mengangkat menantunya, istri Bhre Tumapel, sebagai Bhre Lasem.

Usai pengangkatan tersebut, Bhre Wirabhumi dan Wikramawardhana terlibat pertengkaran sengit.

Akhirnya meletuslah Perang Paregreg pada 1404 yang disebabkan oleh perselisihan antara Bhre Wirabhumi dan Wikramawardhana yang kian memanas. (2)

Baca: Hayam Wuruk

Baca: Kerajaan Tarumanegara

 

  • Sejarah #


Usai pengangkatan Bhre Lasem baru, perang dingin antara istana barat dan timur berubah menjadi perselisihan.

Dalam Pararaton dijelaskan bahwa Bhre Wirabhumi dan Wikramawardhana mulai bertengkar tahun 1401 dan kemudian tidak saling bertegur sapa.

Perselisihan antara keduanya meledak menjadi Perang Paregreg yang terjadi pada tahun 1404.

Paregreg sendiri berarti perang setahap demi setahap dalam tempo lambat dengan silih bergantinya pihak pemenang.

Terkadang pertempuran dimenangkan pihak timur, namun terkadang pula dimenangkan oleh pihak barat.

Puncaknya, pada tahun 1406, pasukan barat dipimpin Bhre Tumapel putra Wikramawardhana, menyerbu pusat kerajaan timur.

Penyerbuan itu membuat Bhre Wirabhumi menerima kekalahan dan melarikan diri menggunakan perahu pada malam hari.

Ia diburu dan kemudian dibunuh oleh Raden Gajah alias Bhra Narapati yang menjabat sebagai Ratu Angabhaya istana barat.

Raden Gajah membawa kepala Bhre Wirabhumi ke istana barat kemudian Bhre Wirabhumi dicandikan di Lung bernama Girisa Pura. (1)

  • Dampak #


Akibat peristiwa perang Paregreg antara istana timur dengan Kerajaan Majapahit, menimbulkan berbagai dampak bagi kedua kerajaan tersebut, diantaranya:

• Istana timur bersatu dengan Kerajaan Majapahit yang berpusat di Mojokerto

• Banyak daerah-daerah bawahan Majapahit yang berada di luar Jawa yang melepaskan diri

• Sejumlah 170 orang China turut menjadi korban perang

• Wikramawardhana harus membayar ganti rugi ke China sebanyak 60.000 tahil

• Wikramawardhana dan penerusnya tidak mampu membangkitkan kejayaan Majapahit. (2)

Baca: Kerajaan Sriwijaya

Baca: Kerajaan Demak

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Perang Paregreg
Terjadi 1404-1406
Kerajaan Istana barat, Istana timur
Tokoh Wikramawardhana, Bhre Wirabhumi
Hasil Kemenangan Majapahit Barat, kematian Bhre Wirabhumi, penguasa Majapahit Timur


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. www.kompas.com


Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved