Sebaran Kasus Covid-19 di Luar Jawa dan Bali yang Alami Lonjakan, 34 Persen dari Skala Nasional

Menurut Jokowi, per 25 Juli 2021 daerah luar Jawa-Bali menyumbangkan 13.200 kasus Covid-19 atau 34 persen terhadap kasus nasional.


zoom-inlihat foto
pemakaman-covid-jakarta-Taman-Pemakaman-Umum-TPU-Srengseng-Sawah.jpg
Tribunnews/Irwan Rismawan
Suasana di Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman untuk jenazah Covid-19 di TPU Srengseng Sawah karena TPU khusus Covid-19 sebelumnya di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, dan Tegal Alur, Jakarta Barat, telah penuh.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan, sejumlah wilayah di luar Jawa dan Bali mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Dirinya pun meminta jajarannya segera merespons fakta tersebut.

"Hati-hati kenaikan dalam dua minggu ini," kata Jokowi dalam rapat terbatas evaluasi perkembangan dan tindak lanjut PPKM Level 4, Sabtu (7/8/2021) malam.

Menurut Jokowi, per 25 Juli 2021 daerah luar Jawa-Bali menyumbangkan 13.200 kasus Covid-19 atau 34 persen terhadap kasus nasional.

Per tanggal 25 Juli, ada 13.200 kasus di luar Jawa-Bali, atau 34 persen dari kasus skala nasional.

Selanjutnya, per 1 Agustus,  tambahan kasus itu meningkat menjadi 13.589 kasus atau 44 persen dari total kasus baru nasional.

Adapun pada tanggal 6 Agustus, kasus baru di luar Jawa-Bali kembali naik jadi 21.374 kasus.

"Ini sudah 54 persen dari total aksus baru secara nasional Hati-hati kenaikan dalam 2 minggu ini," imbuh dia.

Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas mengenai Evaluasi PPKM Darurat, melalui konferensi video, dari Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/07/2021).
Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas mengenai Evaluasi PPKM Darurat, melalui konferensi video, dari Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/07/2021). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Beberapa provinsi luar Jawa-Bali yang mengalami peningkatan kasus baru Covid-19 menjadi sorotan Jokowi.

Sebab, ada 5 provinsi di luar Jawa-bali yang memiliki kasus Covid-19 tertinggi per 5 Agustus.

Yakni, Kalimantan Timur dengan 22.529 kasus aktif, lalu Sumatera Utara 21.876 kasus aktif.

Lalu, Papua 14.989 kasus, Sumatera Barat 14.496 kasus, dan Riau dengan 13.958 kasus aktif.

Kemudian, pada Jum'at (6/8) kemarin, kasus aktif di Sumatera Utara naik menjadi 22.892 kasus.

Angka kasus di Riau naik menjadi 14.993, dan Sumatera Barat meningkat menjadi 14.712 kasus aktif.

"Yang turun saya lihat dua hari kemarin, Kaltim dan Papua, tapi hati-hati, ini selalu naik dan turun, " lanjut Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) soal kenaikan kasus Covid-19.

"Dan yang perlu hati-hati, NTT. NTT hati-hati. Saya lihat dalam seminggu kemarin, tanggal 1 Agustus, NTT itu masih 886 (kasus aktif)."

"(Tanggal) 2 Agustus, 410 kasus baru. Tanggal 3 (Agustus) 608 kasus baru."

"Tanggal 4 (Agustus) 530 (kasus baru). Tetapi lihat di tanggal 6 (Agustus) kemarin, 3.598 (kasus baru)," jelasnya.

Sebaran covid











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved